![]() |
| . |
Padang Laring, fajarsumbar.com - Masjid Darul Nasihin di Padang Laring merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan menyembelih sembilan ekor sapi kurban. Jumlah sapi kurban ini mengalami peningkatan drastis sebesar 300 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Selain berasal dari warga setempat di Kenagarian IV Koto Aur Malintang Utara, Padang Pariaman, sapi-sapi kurban tersebut juga disumbangkan oleh perantau yang berasal dari Padang Laring.
"Alhamdulillah, jumlah sapi kurban naik tiga kali lipat dari tahun lalu," ujar Anto, salah satu pengurus Masjid Darul Nasihin, pada Senin, 17 Juni 2024.
![]() |
| . |
Tahun lalu, masjid hanya memotong tiga ekor sapi, sedangkan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sembilan ekor. Hal ini berkat partisipasi aktif warga Padang Laring yang berada di perantauan.
Ketua Umum Masjid Darul Nasihin, M. Zen Kari Sulaiman, menyampaikan terima kasih kepada para perantau yang berkurban di kampung halaman.
"Kami atas nama pengurus Masjid Darun Nasihin mengucapkan terima kasih kepada warga Padang, khususnya yang berada di perantauan, yang telah berkurban di kampung halaman," ujar M. Zen Kari Sulaiman.
![]() |
| . |
Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahim antara warga di kampung halaman dengan perantau.
H. Amrizal, penasihat Ikatan Keluarga Padang Laring (KPDL) di perantauan, menyatakan komitmennya untuk terus mengajak para perantau berkurban di kampung halaman.
"Kami akan terus merangkul dunsanak Padang Laring di perantauan agar mereka berkurban di kampung halaman. Ke depan, kami akan mengajak warga lebih awal untuk berkurban di Padang Laring," ujarnya.
![]() |
| . |
Sementara itu, seorang warga Padang Laring mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para perantau yang ikut berkurban.
"Kami sangat berharap daging kurban ini, karena kami sekeluarga hanya dapat makan daging dua kali setahun, yaitu pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha," ujar seorang warga Padang Laring.
Kegiatan kurban ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan mempererat hubungan sosial antara warga dan perantau, serta memperkaya tradisi berbagi dan gotong royong di Padang Laring. (Ab)
Komentar


