Sananta Tak Gentar Hadapi Rencana Naturalisasi Striker Baru untuk Timnas -->

Iklan Atas

Sananta Tak Gentar Hadapi Rencana Naturalisasi Striker Baru untuk Timnas

Sabtu, 15 Juni 2024

Ramadhan Sananta mengaku tak gentar untuk bersaing dengan stiker naturalisasi di Timnas Indonesia


Fajarsumbar.id - Ramadhan  Sananta tidak gentar dengan rencana Shin Tae Yong yang berencana menaturalisasi striker baru untuk Timnas Indonesia. Ia menyatakan siap bekerja lebih keras dan bersaing untuk mendapatkan tempat di lini depan Skuad Garuda.


Sananta adalah salah satu pemain yang sering dipanggil oleh Shin Tae Yong ke Timnas Indonesia. Namun, dalam pemanggilan terakhir untuk dua pertandingan penutup Grup F babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak dan Filipina pada Juni ini, ia tidak dipanggil.


Hasilnya, Tim Merah-Putih kalah 0-2 dari Irak dan kemudian menang 2-0 atas Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Hasil tersebut membuat Jay Idzes dan kawan-kawan mengamankan tiket ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebagai runner up Grup F.


Meski menang, Tim Merah-Putih banyak menyia-nyiakan peluang saat melawan Filipina. Ragnar Oratmangoen, khususnya, beberapa kali melewatkan kesempatan emas untuk mencetak gol.


Sananta mengakui bahwa ia merasa gregetan melihat rekan setimnya menyia-nyiakan banyak peluang melawan Filipina. Namun menurutnya, situasi di lapangan memang berbeda jika dilihat dari luar. Pemain berusia 21 tahun itu yakin perlu ada evaluasi di lini depan Timnas Indonesia.


“Ya, tentu saja saya yang menonton gregetan, karena banyak peluang. Tapi saya merasa kondisi di dalam lapangan berbeda dengan di luar lapangan, karena di dalam lapangan kita harus mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Jadi saya merasakan mungkin ada kesalahan yang harus kita pelajari,” kata Sananta kepada media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Jakarta, Jumat (14/6/2024).


Buruknya penampilan para pemain depan Timnas Indonesia saat melawan Filipina membuat Shin Tae Yong tidak puas. Setelah pertandingan, ia menegaskan akan terus mencari pemain depan baru dan tidak menutup kemungkinan melalui jalur naturalisasi.


Menanggapi pernyataan sang pelatih, Sananta tidak gentar. Meskipun ia sadar akan sulit baginya untuk dipanggil ke Timnas Indonesia di babak ketiga nanti, ia tidak takut untuk bersaing dengan pemain lain, bahkan jika ada pemain naturalisasi baru di lini depan.


“Ya, seperti yang saya bilang tadi, ini babak ketiga yang sangat sulit bagi saya. Mengenai (rencana) naturalisasi, saya tidak tahu. Mungkin itu tergantung pada PSSI yang menambah pemain atau bagaimana, saya sebagai pemain lebih fokus ke latihan. Itu jalur pribadi saya dan saya siap bersaing,” pungkas pemain berpostur 184 cm itu.(BY)