Dampak Positif Pemain Keturunan pada Performa Timnas, Kasus 6 Negara -->

Iklan Atas

Dampak Positif Pemain Keturunan pada Performa Timnas, Kasus 6 Negara

Sabtu, 06 Juli 2024

Timnas Indonesia, 1 dari 6 negara yang prestasi tim nasionalnya meroket setelah andalkan pemain keturunan.


Jakarta - Penggunaan pemain keturunan telah menjadi hal lumrah dalam dunia sepakbola profesional saat ini, dengan izin dari FIFA yang mendukung hal tersebut. Beberapa negara telah berhasil meningkatkan prestasi tim nasional mereka berkat strategi ini. Berikut adalah enam negara yang prestasi tim nasionalnya meningkat setelah mengandalkan pemain keturunan:


Timnas Irak

Timnas Irak mengalami lonjakan prestasi setelah Jesus Casas menangani tim sejak November 2022. Mereka berhasil mengalahkan Jepang di fase grup Piala Asia 2023 dan meraih enam kemenangan di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.


Spanyol

Spanyol mengalami kebangkitan setelah juara Piala Eropa 2012, dengan meningkatkan performa mereka di Euro 2024 setelah memperkuat tim dengan pemain keturunan seperti Nico Williams dan Lamine Yamal.


Maroko

Maroko menggunakan banyak pemain diaspora seperti Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi, yang telah memberikan kontribusi besar termasuk mencapai semifinal Piala Afrika 2022.


Prancis

Timnas Prancis saat ini didominasi oleh pemain keturunan dari Afrika yang tumbuh besar di Prancis, seperti Kylian Mbappe dan N'Golo Kante, yang membantu mereka menjadi juara Piala Dunia 2018.


Inggris

Pemain seperti Bukayo Saka dan Jude Bellingham, yang memiliki darah dari luar Inggris, telah membantu timnas mereka tampil kuat di Euro 2020 dan Euro 2024.


Timnas Indonesia

Kehadiran pemain seperti Thom Haye, Jay Idzes, dan Justin Hubner telah meningkatkan performa Timnas Indonesia, yang kini telah melaju ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. PSSI berharap dapat meningkatkan potensi dengan menghadirkan pemain diaspora tambahan seperti Kevin Diks dan Ole Romeny untuk meraih mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.(BY)