Kayu Tanam - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi Republik Indonesia bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Nasional melaksanakan acara Puncak Utama Galanggang Arang di Komplek Stasiun Kayu Tanam, Padang Pariaman, pada Sabtu (20/7/2024).
Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis mewakili Bupati dalam sambutannya menyebut kegiatan ini berlangsung sukses dan meriah yang dipadati masyarakat pada setiap lorong di lokasi Stasiun ini.
"Luar Biasa pada hari ini, begitu antusias masyarakat untuk menyaksikan pagelaran seni dan budaya yang dikemas dalam even "Galanggang Arang" ini" kata Rudy.
Menurut dia, agenda ini mengingatkan kita akan sejarah, bagaimana akan memberi dampak positif bagi anak nagari. Sekaligus kita harus menjaga warisan budaya dunia, warisan budaya nasional. Dan, terlebih khusus warisan budaya Padang Pariaman.
"Sebagai warisan dunia, warisan budaya nasional dan Padang Pariaman, maka kita harus lestarikan dan kita tumbuhkan. Sehingga generasi Z akan mengerti nilai nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat" ulasnya mengingatkan.
Lebih lanjut Rudy menegaskan harapannya agar kegiatan ini akan menjadi agenda nasional. Juga akan terus digelar pada setiap tahunnya. Tentu even ini akan menggerakkan perekonomian masyarakat.
"UMKM juga tentunya akan merasakan perputaran uang yang ada di Kayu Tanam. Sehingga pertumbuhan ekonomi benar-benar terjadi juga dirasakan masyarakat kita" harapnya.
Sekda Rudy atas nama Pemda Pariamsn mengucapkan terimakasih atas pergelaran ini. Ia juga menyampaikan komitmen Bupati Suhatri Bur akan terus mensupport kegiatan ini.
"Ini sangat memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan pemahaman akan sejarah dan pelestarian budaya" tuturnya mengakhiri.(rsaco).
Komentar