Ketum DPP PKDP Lantik Pengurus DPW PKDP Banten 2025-2030, Tegaskan Peran Strategis Perantau Minang -->

Iklan Atas

Ketum DPP PKDP Lantik Pengurus DPW PKDP Banten 2025-2030, Tegaskan Peran Strategis Perantau Minang

Minggu, 15 Juni 2025
Ketua Umum DPP PKDP John Kenedy Azis menandatangani berita acara pelantikan Pengurus DPW PKDP Provinsi Banten, Sabtu 14 Juni 2025 (foto.doc.ikp) 



Pandeglang – Ketua Umum DPP Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP), John Kenedy Azis (JKA), resmi melantik pengurus DPW PKDP Provinsi Banten periode 2025–2030 di Hotel Horison, Pandeglang, Sabtu (14/6/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, memperkuat eksistensi dan posisi strategis perantau Minang di Banten.


Sejumlah pejabat tinggi tampak hadir, di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal H. Yandri Susanto, Wakil Gubernur Banten Dr. H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, dan Bupati Pandeglang R. Dewi Setiani. Kehadiran mereka menjadi bukti pengakuan terhadap kontribusi besar komunitas Piaman di perantauan.


Ketum DPP PKDP JKA dalam sambutannya mengapresiasi kekompakan dan semangat warga PKDP Banten. JKA yang juga menjabat Bupati Padang Pariaman itu menegaskan pentingnya sinergi antara perantau dan pemerintah daerah, demi kemajuan bersama.


"Perantau bukan hanya duta daerah asal, tapi juga bagian penting dari pembangunan daerah tempat mereka tinggal. Saya titip kepada Wagub, jadilah pengayom bagi keluarga besar PKDP di Banten," ujar JKA.


Kepada pengurus baru di bawah kepemimpinan Dafrizal, Ketum JKA menyampaikan harapan agar organisasi ini terus menjadi wadah silaturahmi yang aktif, solutif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.


"Jaga kekompakan, rajut komunikasi lintas elemen, dan jadilah mitra strategis pemerintah. PKDP harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol," tegasnya.


Pelantikan ini tak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat jalinan antarperantau Minang serta membangun peran lebih luas dalam membela kepentingan masyarakat baik di tanah asal maupun rantau.(r-saco).