Putra-Putri Bustanil Arifin Kunjungi Tanah Kelahiran Sang Ayah di Padang Panjang -->

AdSense New

Putra-Putri Bustanil Arifin Kunjungi Tanah Kelahiran Sang Ayah di Padang Panjang

Selasa, 24 Juni 2025
Putra dan putri Bustanul Arifin ketika diterima Wawako Allex Saputra


Padang Panjang, fajarsumbar.com – Tiga dari empat anak mendiang Bustanil Arifin, tokoh nasional asal Padang Panjang yang pernah menjabat sebagai Menteri Koperasi pada era Presiden Soeharto, berkunjung ke tanah kelahiran ayahandanya, Selasa (24/6/2025).


Kunjungan tersebut diawali dengan audiensi bersama Pemerintah Kota Padang Panjang di Balaikota. Wakil Wali Kota Allex Saputra menerima langsung rombongan yang terdiri dari Yani Arifin, Alex Arifin, dan Alwin Arifin. Turut hadir dalam pertemuan itu, Sekretaris Daerah Kota Sonny Budaya Putra, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Nurasrizal, serta sejumlah pejabat lainnya.


Dalam sambutannya, Wawako Allex menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan keluarga besar Bustanil Arifin ke Padang Panjang.


“Kami merasa bangga dan terhormat menerima putra-putri dari tokoh besar yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi kota ini, khususnya melalui pembangunan PDIKM yang kini menjadi Museum Bustanil Arifin,” ujarnya.


Allex menambahkan, kehadiran museum tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang penting di Padang Panjang, selain wisata kuliner dan pusat pendidikan yang turut menopang geliat ekonomi lokal.


“Dengan tambahan event seperti Pasar Kuliner, pertunjukan live music, dan terus tumbuhnya fasilitas publik, kami berupaya agar wisatawan terus tertarik mengunjungi Padang Panjang. Ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.


Kunjungan keluarga Bustanil tidak hanya terbatas pada audiensi. Mereka juga menyempatkan diri untuk menelusuri jejak sang ayah, termasuk mengunjungi museum yang dahulu bernama Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), yang kini telah diresmikan sebagai Museum Bustanil Arifin. Selain itu, mereka melewati ruas jalan yang telah diabadikan dengan nama Bustanil Arifin.


Yani Arifin, mewakili keluarga, menyampaikan kebanggaannya atas keberadaan museum tersebut dan berharap museum dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat dan wisatawan.


“Kami sangat senang bisa kembali ke Padang Panjang. Kami berharap Pemko dapat menambah penunjuk arah yang lebih jelas di jalan-jalan utama menuju museum agar lebih mudah ditemukan oleh wisatawan,” ungkap Yani.


Sebagaimana diketahui, PDIKM didirikan atas inisiatif pribadi Bustanil Arifin dan didanai oleh keluarganya. Museum tersebut menyimpan berbagai dokumentasi penting mengenai kebudayaan Minangkabau dan telah menjadi pusat informasi sejarah yang kaya nilai.


Sejak beberapa tahun terakhir, pengelolaan museum tersebut telah diserahkan oleh keluarga kepada Pemerintah Kota Padang Panjang. Kini, museum yang terletak di Kelurahan Silaing Bawah itu terus berbenah dan menjadi salah satu simbol penting warisan budaya Minang di Sumatera Barat.


Kunjungan keluarga Bustanil Arifin ini menjadi momen penuh makna, sekaligus mempererat kembali hubungan emosional antara keluarga tokoh nasional dengan tanah kelahirannya. Pemko pun berharap kunjungan ini menjadi awal dari sinergi yang lebih erat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya yang telah ditinggalkan Bustanil Arifin.(Syam)