![]() |
| . |
Solok, fajarsumbar.com – Kawasan kebun teh Danau Kembar, Kabupaten Solok, disemarakkan oleh ratusan peserta yang antusias mengikuti event Tea Run & Walk 2025 pada Minggu pagi (6/7/2025). Kegiatan ini tak hanya menonjolkan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi ajang promosi wisata alam Kabupaten Solok yang memikat.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, didampingi Wakil Bupati H. Candra, hadir langsung dan turut ambil bagian dalam acara ini. Keduanya tampak berbaur dengan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sport tourism.
Acara yang digagas Yayasan Patamuan Alam Indonesia bersama PTPN VI ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Solok. Turut hadir mendampingi bupati, Ketua TP PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu, Sekda Medison, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, serta pejabat BUMN dan BUMD setempat.
Event ini menyediakan dua kategori rute yang bisa diikuti peserta: Tea Run 5K untuk mereka yang menyukai tantangan lintasan berbukit di tengah kebun teh, dan Tea Walk 3K untuk peserta yang ingin menikmati santai berjalan bersama keluarga. Kedua jalur ini dirancang agar peserta dapat merasakan sensasi menyusuri hamparan kebun teh Danau Kembar yang memesona.
Dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya soal menjaga kebugaran, tetapi juga memperkenalkan keindahan kebun teh Danau Kembar ke masyarakat luas. Saya berharap event ini bisa menjadi agenda rutin tahunan Kabupaten Solok,” ungkapnya.
Semangat acara ini juga menyentuh sisi ekonomi kreatif. Sejumlah pelaku UMKM lokal mendapat ruang untuk menjajakan produk unggulan mereka di lokasi kegiatan. Hal ini menjadi bukti bahwa Tea Run & Walk tak hanya mendongkrak sport tourism, tapi juga memberdayakan warga sekitar.
Ketua Panitia dari Yayasan Patamuan Alam Indonesia, Randy Rafiko, mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemkab Solok hingga PTPN VI, yang telah membantu kesuksesan penyelenggaraan acara.
“Kami juga sangat mengapresiasi peran tim medis dan marshal yang bersiaga di sepanjang rute, memastikan keselamatan dan kenyamanan peserta,” kata Randy.
Peserta yang mendaftar dikenai biaya Rp200.000 untuk Tea Run dan Rp150.000 untuk Tea Walk. Masing-masing peserta mendapat race pack yang berisi jersey, nomor peserta, serta produk teh khas Danau Kembar, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi lokal.
Tak hanya lari dan berjalan, kemeriahan acara semakin lengkap dengan pembagian doorprize menarik. Bupati dan Wakil Bupati Solok menyerahkan langsung dua unit sepeda bagi peserta beruntung, disusul berbagai hadiah menarik lainnya dari sponsor BUMN, BUMD, dan mitra yang mendukung acara ini.
Dengan menggabungkan unsur olahraga, promosi pariwisata, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, Tea Run & Walk 2025 berhasil menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas.
Kehadiran pimpinan daerah pun menegaskan komitmen Pemkab Solok dalam memajukan sektor kesehatan, pariwisata, dan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.(def)
Komentar