![]() |
| Bupati John Kenedy Azis temui Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu di Jakarta, Selasa 8 Juli 2025 |
Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman terus menggenjot diplomasi fiskal ke pusat. Kali ini, Bupati John Kenedy Azis (JKA) bersama Sekda Rudy Repenaldi Rilis menyambangi Kementerian Keuangan RI, tepatnya Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, pada Selasa (8/7/2025), untuk menyuarakan aspirasi fiskal daerah yang dinilai belum sepenuhnya adil.
Rombongan disambut Dirjen Perimbangan Keuangan Askolani, bersama dua direktur strategis: Subandono (Direktur Sistem Perimbangan Keuangan) dan Purwanto (Direktur Dana Transfer Khusus).
Pertemuan berlangsung hangat namun sarat tekanan kepentingan. Padang Pariaman mendesak peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2026 serta verifikasi serius terhadap usulan proyek yang telah diajukan ke BNPB dan Kementerian PUPR.
“Kami tidak ingin daerah kami dinilai dari data lama yang tak lagi relevan. Padang Pariaman berkembang. Penduduk bertambah, jumlah nagari dan korong meningkat, dan aparatur PPPK juga tumbuh signifikan. Ini harus tercermin dalam rumus alokasi fiskal nasional,” tegas Bupati JKA.
Ia menegaskan bahwa update indikator makro daerah sangat menentukan besaran transfer ke daerah. Tanpa validasi data yang sesuai kondisi lapangan, keadilan fiskal hanya jadi jargon.
Menanggapi itu, Dirjen Askolani menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Padang Pariaman. “Kami terbuka untuk verifikasi dan akan menindaklanjuti data yang disampaikan. Daerah yang aktif dan akurat dalam menyusun datanya, tentu akan mendapatkan perhatian serius dalam kebijakan fiskal,” ujarnya.
Langkah ini memperlihatkan konsistensi Bupati JKA dalam memaksimalkan peluang fiskal pusat demi percepatan pembangunan di kampung halaman. Audiensi ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi bentuk nyata dari perjuangan fiskal yang berpijak pada data, berdampak pada rakyat.(r-saco).
Komentar