![]() |
| Jalan dari Koto Tinggi Pandam Gadang Suliki arah ke Pua Data, lumpuh total (foto by Lasmini Eka Putri |
Sebagaimana diterangkan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Arie Kurniawan, M. Eng kepada fajarsumbar.com pada Rabu (26/11/2025) sore.
"Telah terjadi bencana alam berupa banjir, tanah longsor, pergerakan tanah dan angin kencang pada tanggal 24-25 November 2025. Yang menimpa kecamatan Gunuang Omeh, Kecamatan Bukit Barisan, Kecamatan Suliki, dan kecamatan Luak," Arie Kurniawan awali.
"Bencana tersebut merusak pemukiman masyarakat, fasilitas umum, infrastruktur vital masyarakat, bahkan mengganggu kelangsungan kehidupan. Sejumlah areal pertanian juga rusak. Seperti di Jorong Aia Angek terdampak 56 unit rumah warga, sebanyak 23 KK harus diungsikan ke tempat lebih aman. Jalan terban, tepatnya di jalan Tan Malaka KM 60, rusaknya jaringan listrik dan air bersih, Putusnya jalur transportasi penghubung masyarakat di Pua Data, serta sejumlah ditimpa pohon tumbang,"Terang Arie.
Disambung Arie, "Adapun upaya yang Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota lakukan adalah mendirikan dapur umum, menyiapkan tempat pengungsian, mengirim tenaga medis dan relawan, perbaikan rumah yang rusak, pembersihan material longsor dengan alat berat, pembuatan jalur darurat penghubung warga, perbaikan jaringan listrik dan air bersih, menyiapkan tenda pengungsian, bantuan bahan makanan, pakaian layak pakai, selimut, dan perlengkapan bayi. Semua dilaksanakan melalui kerjasama dan koordinasi lintas sektoral, jajaran OPD terkait di Pemkab. Lima Puluh Kota, dan masyarakat."
"Selanjutnya Kami menghimbau masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota untuk selalu waspada terhadap bencana serta perubahan cuaca ekstrem, ancaman bencana alam hidrometerologi,"pungkasnya.(ul)

Komentar