![]() |
| MKKS Wilayah IV Sumbar serahkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Malalo. |
50 Kota, fajarsumbar.com — Pepatah Minang “saciok bak ayam, sadanciang bak basi; sakik samo dirasokan, manangih dunsanak” kembali menemukan maknanya dalam aksi nyata. Keluarga besar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cabdin Wilayah IV Sumatera Barat menunjukkan solidaritas dengan turun langsung membantu warga terdampak bencana hidrometeorologi di Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (4/12).
Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya dalam dua pekan terakhir. Setelah pada 27 November lalu rombongan menyerahkan bantuan ke Sumpur, hari ini MKKS Wilayah IV kembali menggerakkan kepedulian mereka ke Malalo.
“Kami kembali ke Malalo setelah mengumpulkan berbagai bentuk bantuan dan donasi dari seluruh keluarga besar MKKS. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir bagi saudara-saudara yang sedang kesulitan,” ujar Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Syafruddin, yang akrab disapa Ucok.
Rombongan berangkat pagi dari Payakumbuh menggunakan belasan mobil. Sekitar 20 kepala sekolah SMA dan SMK negeri maupun swasta di bawah Cabdin Wilayah IV—yang meliputi Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, dan Tanah Datar—ikut serta. Unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP) Wilayah IV juga ambil bagian dalam penyaluran bantuan ini.
Sesampainya di Tanah Datar, sejumlah kepala sekolah dari daerah tersebut langsung bergabung sebelum rombongan menuju titik penyerahan bantuan di Nagari Malalo. Aksi sosial ini menyasar beberapa lokasi, di antaranya Jorong Bayieng, Jorong Muaro Ambius, Jorong Tanjung Sawah, dan Pasa Malalo.
Bantuan yang disalurkan terbilang lengkap. Total donasi uang mencapai Rp35.285.000. Dari jumlah tersebut, Rp17.400.000 dibagikan dalam bentuk santunan kepada 87 siswa terdampak, masing-masing menerima Rp200.000. Sementara Rp10.000.000 disalurkan melalui Posko Setda.
Selain bantuan uang, MKKS Wilayah IV juga menyerahkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, 310 karung mi instan, 60 dus mi, 1.000 butir telur, 160 liter minyak goreng, dan 10 dus sarden. Kebutuhan sandang seperti pakaian, daster, kain sarung, hingga mukena juga dibagikan.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Wilayah IV turut menyerahkan 26 paket bantuan berisi pakaian, pampers, gula, dan minyak goreng, masing-masing senilai Rp75.000. Semua bantuan ini merupakan hasil penggalangan dari keluarga besar SMA dan SMK Wilayah IV—mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, hingga jajaran DWP Cabdin IV Tanah Datar dan Lima Puluh Kota.
Ucok menegaskan bahwa kehadiran pihak sekolah bukan hanya untuk menyalurkan bantuan fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral untuk para korban.
“Semoga masyarakat Malalo dan sekitarnya diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami turut berduka atas musibah yang terjadi, terutama bagi siswa SMAN 1 Batipuh dan SMKN 1 Batipuh yang terdampak langsung,” ujarnya.
Aksi ini menegaskan bahwa kepedulian dan kebersamaan masih menjadi napas kekuatan masyarakat Minangkabau, terutama ketika bencana melanda saudara sendiri. (MK)
Komentar