![]() |
| Andre Rosiade bersama Menteri PU dan Bupati Tanah Datar meninjau kawasan Lembah Anai pascabanjir bandang. |
Batusangkar, fajarsumbar.com – Pemerintah pusat tengah menimbang pembangunan flyover di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, sebagai upaya mencegah putusnya jalur nasional akibat banjir bandang dan longsor. Pernyataan ini disampaikan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi terdampak pada Senin (8/11/2025).
Dody menjelaskan, gagasan flyover masih berada pada tahap awal dan memerlukan serangkaian kajian teknis sebelum direalisasikan. “Ini masih pemikiran awal. Harus ada studi kelayakan dan detail engineering design (DED) terlebih dahulu sebelum masuk tahap konstruksi. Kami akan percepat prosesnya, karena cuaca saat ini sulit diprediksi,” ujarnya, didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, dan Bupati Tanah Datar, Eka Putra.
Menteri PU menambahkan, ide pembangunan flyover sebenarnya telah muncul sejak lama. Bahkan, DED untuk proyek ini pernah disusun pada 2015, namun kini perlu diperbarui menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan teknis terbaru.
“Balai Jalan akan menyusun studi ulang. DED lama dari 2015 harus diperbarui, sambil kami koordinasikan terkait masalah lahan dengan pemerintah daerah,” kata Dody setelah meninjau kondisi pascagalodo di Malalak, Lembah Anai, dan Malalo.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, flyover akan menjadi solusi jangka panjang bagi jalur Padang–Bukittinggi yang sering mengalami kerusakan akibat bencana.
“Kami akan menindaklanjuti pembahasan ini di tingkat pusat, karena jalur ini sangat penting untuk mobilitas masyarakat dan perekonomian Sumatera Barat,” ujar Andre.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga telah mengusulkan pembangunan flyover di Lembah Anai kepada pemerintah pusat, ketika Presiden Joko Widodo masih memimpin. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengajukan proyek ini setelah banjir bandang pada 11 Mei 2024 yang menyebabkan sebagian jalan amblas.
“Untuk Lembah Anai, pembangunan flyover sudah kami usulkan ke Presiden,” kata Mahyeldi pada 22 Mei 2024.(des*)
Komentar