200 KK Terisolasi, Akses Utama Pelangai Gadang Lumpuh -->

AdSense New

200 KK Terisolasi, Akses Utama Pelangai Gadang Lumpuh

Sabtu, 07 Februari 2026

 

Masyarakat Pelangai Gadang Pessel Naiki Perahu Karet Akibat Jembatan Putus


Pessel  – Akses menuju Jembatan Gantung Pelangai Gadang di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, kini rusak parah dan tidak dapat dilalui. Kondisi ini memaksa warga untuk menggunakan perahu karet demi mengakses layanan pendidikan, kesehatan, maupun administrasi pemerintahan.

Anggota DPRD Pesisir Selatan, Novermal Yuska, mengatakan jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan sejak tiga tahun terakhir. Hingga saat ini, rencana pembangunan ulang jembatan belum ada kepastian.

Akibatnya, sekitar 200 kepala keluarga (KK) yang berada di sisi jembatan harus menyeberang dengan perahu karet yang disediakan Wali Nagari Pelangai Gadang untuk pergi ke sekolah, ke pasar, atau keperluan lainnya. 

Sementara itu, sekitar 500 KK di seberang sungai juga harus menumpang perahu untuk mengurus administrasi di kantor Wali Nagari atau berobat ke Pusat Kesehatan Nagari (Puskesri).

“Memang ada jalan alternatif, tapi harus memutar sejauh sekitar 4 kilometer ke arah hulu sungai. Biaya sewa ojek sangat mahal, sehingga warga tidak mampu menggunakannya,” ujar Novermal.

Jembatan gantung Pelangai Gadang beberapa kali rusak akibat banjir besar. Warga sempat melakukan perbaikan secara gotong royong, namun banjir pada akhir November 2025 menghancurkan jembatan tersebut hingga tidak bisa lagi digunakan. Saat ini, lantai jembatan hanyut dan sling baja penopangnya menjuntai ke dasar sungai, sehingga pembangunan ulang menjadi sangat mendesak.

“Pejabat daerah, termasuk Bupati Hendrajoni, bersama perwakilan BNPB, sudah meninjau lokasi. Bupati juga telah mengajukan permohonan pembangunan ulang ke BNPB. Informasinya, kini menunggu alokasi anggaran dari Kementerian Keuangan,” jelas Novermal.

Novermal berharap BNPB segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung Pelangai Gadang. Menurutnya, jembatan ini menjadi akses utama warga untuk pendidikan, layanan kesehatan, administrasi pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi.

Selain Pelangai Gadang, Bupati Pesisir Selatan juga mengajukan pembangunan ulang jembatan gantung Koto Pulai di Kecamatan Lengayang dan jembatan gantung Inanang di Kecamatan Batang Kapas.

“Permohonan ini diajukan di luar usulan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) akibat banjir dan tanah longsor November 2025. Kami meminta BNPB segera merealisasikan pembangunan ketiga jembatan ini,” tegas Novermal.(des*)