![]() |
| Wabup Rahmat Hidayat serahkan bantuan Paket Ramadhan PT Semen Indonesia dan PT Semen Padang kepada warga terdampak di Huntara Batang Anai, Jum'at 13 Februari 2026 (foto.ikp) |
Batang Anai - Suasana Hunian Sementara Batang Anai berubah hangat ketika Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, hadir menyaksikan penyerahan bantuan bagi warga terdampak bencana, Jumat (13/02/2026).
Di tempat yang menjadi saksi keteguhan para penyintas bertahan dari kehilangan, bantuan yang datang bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol kepedulian yang menumbuhkan kembali semangat hidup masyarakat.
Bantuan tersebut disalurkan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Semen Padang dan diserahkan langsung oleh Komisaris Utama Sigit Widyawan beserta jajaran direksi.
Kehadiran pimpinan perusahaan tersebut mempertegas komitmen dunia industri untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Sebanyak 40 kepala keluarga menerima bantuan uang tunai masing-masing Rp500 ribu serta bingkisan kebutuhan harian. Bagi para penyintas, bantuan tersebut menjadi penyambung harapan di tengah keterbatasan ekonomi yang mereka hadapi sejak kehilangan tempat tinggal.
Setiap paket bantuan yang diterima membawa cerita tentang keluarga yang berjuang menata ulang kehidupan dari titik paling rapuh.
Dalam sambutannya, Sigit Widyawan menyampaikan harapan agar bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan negara.
Menurutnya, keberadaan industri tidak boleh terlepas dari kepentingan masyarakat, terutama saat warga membutuhkan dukungan untuk bangkit dari bencana.
Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kekuatan besar dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman.
Ia berharap pembangunan huntara benar-benar mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga yang masih menjalani masa transisi menuju hunian tetap.
Momen haru terasa ketika Wakil Bupati berinteraksi langsung dengan warga. Dengan penuh empati, ia menanyakan kenyamanan mereka selama tinggal di hunian sementara.
Jawaban serempak warga yang menyatakan merasa nyaman, disertai senyum penuh syukur, menjadi gambaran ketegaran masyarakat menghadapi ujian berat. Senyum tersebut menjadi isyarat bahwa harapan belum pernah padam.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis sekaligus serah terima Huntara Batang Anai kepada masyarakat terdampak.
Momentum itu menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali rumah yang runtuh. Tetapi menegakkan kembali harapan dan kepercayaan masyarakat bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri menghadapi cobaan hidup.(saco).
Komentar