74 Nagari Siap Tarung Pilwana Serentak Padang Pariaman, Ujian Demokrasi Akar Rumput -->

AdSense New

74 Nagari Siap Tarung Pilwana Serentak Padang Pariaman, Ujian Demokrasi Akar Rumput

Rabu, 11 Februari 2026
Wabup Rahmat Hidayat didampingi Kepala OPD dan perserta Bimtek Panitia Pilwana se-rentak Padang Pariaman, Rabu 11 Februari 2026 (foto.ikp) 

Parik Malintang - Panggung demokrasi tingkat nagari di Kabupaten Padang Pariaman segera memanas. Pemerintah daerah memastikan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 akan digelar di 74 nagari, sebuah hajatan politik lokal yang diyakini menjadi penentu arah masa depan pemerintahan nagari sekaligus cermin kedewasaan demokrasi masyarakat.


Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Rahmat Hidayat, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026 di Hall Bapelittbangda, Parik Malintang, pada Rabu (11/2/2026).


Di hadapan para panitia pemilihan, ia menegaskan Pilwana bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum memperkuat tata kelola nagari yang demokratis, transparan, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.


Wabup Rahmat Hidayat menaruh perhatian serius pada profesionalisme panitia pemilihan.


Ia mengingatkan bahwa netralitas panitia menjadi fondasi utama menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.


Menurutnya, keberpihakan sekecil apa pun berpotensi memicu gesekan sosial yang dapat merusak harmoni nagari.


“Panitia Pemilihan Wali Nagari harus berdiri di atas semua kepentingan. Netralitas adalah kunci agar Pilwana berjalan aman, tertib, dan demokratis, sekaligus mencegah potensi konflik yang dapat merusak persatuan masyarakat,” tegas Rahmat dengan nada serius.


Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya kesiapan teknis panitia dalam memahami seluruh regulasi, tahapan, hingga mekanisme pemilihan.


Melalui Bimtek yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pemerintah berharap panitia memiliki bekal pengetahuan yang kuat agar setiap tahapan Pilwana berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


Wabup juga mendorong panitia Pilwana agar aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.


Ia menilai keterbukaan informasi menjadi faktor penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus menghindari kesalahpahaman yang kerap muncul dalam proses pemilihan di tingkat nagari.


Berdasarkan jadwal yang telah disusun, tahapan Pilwana akan dimulai dengan pengumuman pendaftaran bakal calon wali nagari pada 23 Februari hingga 3 Maret 2026, dilanjutkan pendaftaran bakal calon pada 4 hingga 12 Maret 2026.


Sementara pemungutan dan penghitungan suara direncanakan berlangsung pada 27 Juni 2026 yang diprediksi menjadi hari penentuan arah kepemimpinan di 74 nagari.


Melalui penyelenggaraan Pilwana Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap lahir pemimpin nagari yang amanah, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat akar rumput.


Lebih dari itu, pesta demokrasi ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran politik yang sehat bagi masyarakat dalam menentukan masa depan nagari mereka.(saco).