![]() |
| Ketua Tim 1 Bupati Solsel H. Lhairunas saat sampaikan program program Solsel didepan jemaah masjid. MR Syarifudin.(Abg) |
Tampak ramai jemaah masjid Nurul Falah MR. Syafrudin Prawira Negara menunggu kedatangan tim safari yang diketuai Bupati Solok Selatan Khairunas, untuk buka puasa bersama.Rabu (25/2/2026)
Tim 1 yang di ketuai oleh Bupati Solok Selatan itu juga memboyong anggota DPRD Solok Selatan Dapil 2 Syafri, Dodi Novrial, Sekdakab Syamsurizaldi dan sejumlah OPD, Kabag, Bank Nagari, BPJS Kesehatan, Basarnas, instansi vertikal lainya, PWI dan sejumlah awak media.
Musril pengurus masjid Nurul Falah MR Syafrudin Prawira Negara dalam laporannya mengatakan, Terimakaoh banyak atas kinjunham rombongan TSR Pemkab Solok Selatan yang di pimpin oleh Bupati Solok Selatan.
Program pembangunan, kami telah membeli lahan parkir serta membuat tempat pelaksanaan jenazah, termasuk yasinan seminggu sekali.
Bupati Solok Selatan Khairunas dalam sambutanya menyampaikan. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyadari kondisi efisiensi anggaran belanja yang dijalankan oleh pemerintah pusat sejak 2025 lalu berdampak pada anggaran daerah. Tak hanya dana transfer ke kabupaten, anggaran ke nagari bahkan turun signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi ini tentunya akan berdampak pada perencanaan dan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah sampai ke nagari.
Namun demikian, Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan anggaran yang kian menipis ini tidak ikut menggerus semangat untuk terus membangun daerah.
"Anggaran pemerintah kabupaten berada dalam kondisi efisiensi, namun ini tidak mematahkan semangat untuk terus membangun Solok Selatan," tegas Khairunas.
Bupati menyampaikan bahwa setiap program pemerintah yang tercantum dalam visi dan misi tetap dilaksanakan. Meski tak semuanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah terus giat untuk mencarikan sumber dana lainnya hingga ke pemerintah pusat.
Seperti misalnya program pendidikan, yang sebelumnya dijalankan dengan memberikan seragam gratis akan dievaluasi menjadi seragam dan sekolah gratis. Pemerintah kabupaten bahkan sudah menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sehingga program ini bisa dilaksanakan hingga ke tingkat SMA/sederajat.
Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz juga terus dilanjutkan dengan jumlah 432 Rumah Tahfidz dan 3.628 Hafidz dan Hafidzah. Tak hanya ditujukan untuk mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin, namun juga untuk mendukung akhlak para generasi ini menjadi lebih baik, dan dalam tahun ini bertambah rumah tahfiz di setiap daerah.
Untuk program Astacita bapak Presiden Prabowo adalah memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG), sudah kita laksanakan, namun belum semua sekolah yang dapat MBG, namun nantinya alan dapat semuanya.
Transfer dana ke daerah yang tahun ini dipotong oleh pemerintah pusat, untuk Provinsi Sumatera Barat dan daerah terdampak bencana akan di kembalikan dana sebesar Rp 840 Milyar, dan kita akan kerjakan program yang tertinggal.
Selain itu, di bidang kesehatan juga terus diperbaiki. Sebanyak 99,07% masyarakat sudah tercover jaminan kesehatan nasional dan pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dari puskemas hingga rumah sakit yang ada.
Tak lupa dukungan pemerintah untuk UMKM juga tidak lepas dari perhatian pemerintah. Kemajuan UMKM terus ditingkatkan dengan target bisa bersaing dan terus naik kelas.
"Tentu kita masyarakat harus yakin dan bagaimana Solok Selatan tidak tertinggal dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat," imbuhnya.
Kita bangga juga karena kita telah memiliki perwakilan di tingkat pusat tepatnya anggota DPR RI, yaitu H. Zigo Rolanda telah banyak berkiprah dan membawa anggaran ke Solok Selatan ini lebih kirang 248 Milyar, termasuk juga anggota DPRD Provinsi Sumbar Yogi Pratama telah nerbiat untuk Solok Selatan ini.
Untuk itu pemerintah kabupaten terus meminta dukungan dari masyarakat untuk terus mendukung dan menjalankan program pemerintah.
Di akhir acara ditutup dengan tausiah oleh Ustat kondang Adri Wahyudi dan penyerahan sejumlah bantuan bantuan, bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 30 juta, bantuan Baznas sebesar Rp 40.500.000 untuk 75 orang dan bantuan Lansia Rp 20 juta, bantuan pendidikan sebesar Rp 25.500.000.(Abg)
Komentar