Empat Pelajar Hendak Tawuran Diamankan di Gunung Pangilun -->

AdSense New

Empat Pelajar Hendak Tawuran Diamankan di Gunung Pangilun

Sabtu, 21 Februari 2026
Ilustrasi


Padang, fajarsumbar.com - Empat pelajar yang diduga hendak tawuran digagalkan aparat gabungan di kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (20/2/2026) malam. 


Empat pelajar diamankan dalam operasi cepat yang melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, serta Dubalang Kota.


Pengamanan tersebut berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan keberadaan sekelompok remaja yang berkumpul hingga larut malam. Aktivitas mereka dinilai mencurigakan, terlebih setelah terlihat membawa sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan antar kelompok.


Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Lokasi tersebut kerap menjadi titik berkumpul remaja pada malam hari dan dinilai rawan memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


Tidak ingin situasi berkembang menjadi bentrokan terbuka, warga segera melapor kepada Satpol PP Kota Padang.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Chandra Eka Putra, menyatakan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Langkah cepat itu diambil guna mencegah potensi konflik yang bisa merugikan banyak pihak.


“Begitu laporan kami terima, tim segera bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba, empat remaja tersebut sudah diamankan warga. Salah satu warga yang turut membantu pengamanan diketahui merupakan anggota kepolisian,” ujar Chandra.


Keempat pelajar itu kemudian dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk menjalani proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan motif dan mengantisipasi kemungkinan keterlibatan pihak lain.


Menurut Chandra, langkah tersebut bukan semata-mata penindakan, melainkan bagian dari upaya pembinaan dan pencegahan. Pemerintah Kota Padang berkomitmen menekan potensi tawuran pelajar yang dapat merusak masa depan generasi muda.


“Mereka kami serahkan ke PPNS untuk didata dan dimintai keterangan. Ini adalah bentuk pembinaan sekaligus langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.


Ia juga menegaskan bahwa patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama di sejumlah titik rawan yang sering dijadikan lokasi berkumpul remaja pada malam hari. Area terbuka, ruas jalan utama, hingga kawasan yang berpotensi menjadi arena balap liar akan menjadi fokus pengawasan.


Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan pencegahan aksi-aksi yang mengganggu ketenteraman masyarakat. Satpol PP, TNI, Polri, dan Dubalang Kota akan terus memperkuat koordinasi guna menciptakan rasa aman di tengah warga.


“Kolaborasi ini penting untuk memastikan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini. Kami ingin memastikan Kota Padang tetap aman dan kondusif,” tutupnya.(Ab)