![]() |
| Kanit Basarnas Solsel Vivien saat koordinasi dengan warga untuk pencarian korban. (Abg) |
Solsel, fajarsumbar.com - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terus dilakukan terhadap seorang warga yang dilaporkan terjatuh dan hanyut di aliran Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Kanit Basarnas Solok Selatan Vivien Handprima mengatakan, Korban diketahui bernama Asmadi (45), seorang laki-laki yang berdomisili di Desa Lubuk Pauh, Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Hingga berita ini disusun, korban masih dalam status dalam pencarian (DP).
Menurut keterangan saksi mata, Alias (40), warga Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (2/2/ 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu korban tengah memancing ikan bersama empat rekannya di sekitar sungai.
Namun nahas, ketika korban hendak berpindah posisi memancing, ia diduga tergelincir di tepian sungai yang licin, hingga akhirnya terjatuh dan terbawa arus sungai yang cukup deras.
Menanggapi kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, BPBD, TNI/Polri, Pemerintah Daerah Solok Selatan, Pemerintah Daerah Kerinci, perangkat Desa Gunung Tujuh, serta masyarakat setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian. Meski demikian, hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan.
Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang curam dan sempit, serta lokasi kejadian yang masuk wilayah blank spot, sehingga menyulitkan komunikasi dan koordinasi di lapangan.
Selain itu, cuaca hujan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot turut memengaruhi optimalisasi operasi SAR.
Tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan keselamatan personel serta perkembangan kondisi cuaca dan medan di lokasi kejadian. (Abg)
Komentar