Sawahlunto, fajarsumbar.com - Suasana syahdu menjelang berbuka puasa di kawasan Simpang Santur, Kota Sawahlunto, tampak berbeda pada Rabu sore, 25 Februari 2026. Di tengah hilir mudik kendaraan yang memadati persimpangan tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sawahlunto hadir bukan untuk melakukan penindakan hukum yang kaku, melainkan untuk menyebarkan semangat kebaikan di bulan suci Ramadhan.
Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sawahlunto, Iptu Roy Capri Tiskartono, S.H., M.H., kegiatan bertajuk Ramadhan Penuh Berkah ini menyasar para pengguna jalan dengan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Tepat pada pukul 17.00 WIB, petugas mulai mengamati arus lalu lintas dengan cermat. Alih-alih menghentikan pelanggar, perhatian petugas justru tertuju pada pengendara yang menunjukkan kepatuhan tinggi, seperti mereka yang mengenakan helm standar SNI dengan benar, melengkapi surat-surat kendaraan, serta disiplin dalam mengikuti aba-aba lampu lalu lintas.
Sebagai bentuk apresiasi atau reward nyata, sebanyak 25 paket sembako diserahkan langsung kepada para pengendara teladan tersebut. Langkah ini menjadi strategi jitu kepolisian untuk mengubah stigma pemeriksaan di jalan raya menjadi momen yang penuh sukacita dan edukatif.
Iptu Roy Capri Tiskartono menjelaskan bahwa momentum Ramadhan merupakan waktu yang paling tepat untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui cara-cara yang persuasif. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan di jalan raya tidak seharusnya lahir dari rasa takut akan sanksi, melainkan dari kesadaran pribadi akan pentingnya keselamatan diri sendiri dan orang lain. Melalui pemberian bantuan ini, Polres Sawahlunto ingin menanamkan pesan bahwa kepatuhan sekecil apa pun di jalan raya memiliki nilai yang sangat dihargai oleh negara.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi sekaligus memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah tertib dalam berkendara. Harapannya, kegiatan ini dapat memotivasi pengendara lainnya untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan bersama,” ujar Iptu Roy Capri Tiskartono di sela-sela kegiatan tersebut.
Sembari menyerahkan paket sembako, personel Sat Lantas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga melalui sosialisasi keselamatan. Edukasi yang diberikan mencakup pengingat untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta pentingnya menjaga konsentrasi di saat tubuh sedang menjalani ibadah puasa. Dialog hangat yang tercipta di lapangan ini efektif mencairkan suasana, di mana masyarakat merasa lebih dihargai dan diperhatikan keselamatannya.
Respon positif pun mengalir deras dari para pengguna jalan yang melintas. Banyak pengendara yang mengaku terkejut sekaligus bangga karena kepatuhan mereka berbuah berkah di bulan Ramadhan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan cara yang humanis ini diharapkan mampu menciptakan efek domino positif, di mana kesadaran untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Sawahlunto dapat terus terjaga dan meningkat secara berkelanjutan hingga masa mendatang. (ril/ton)
Komentar