HPN 2026, Ketua DPRD Sumbar Minta Pers Jadi Motor Edukasi Menuju Indonesia Emas 2045 -->

AdSense New

HPN 2026, Ketua DPRD Sumbar Minta Pers Jadi Motor Edukasi Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 09 Februari 2026
Muhidi


Padang, fajarsumbar.com - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) setiap 9 Februari menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk meneguhkan perannya di tengah masyarakat. Pada HPN 2026, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.


Menurut Muhidi, mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 bukan perkara sederhana. Diperlukan perencanaan matang, kerja kolektif seluruh elemen bangsa, serta komitmen jangka panjang untuk mencapai berbagai target pembangunan nasional, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).


Ia menekankan bahwa SDM unggul menjadi fondasi utama menuju 2045. Generasi mendatang harus cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, serta berakhlak dan beriman. Tanpa kualitas manusia yang mumpuni, pembangunan tidak akan berkelanjutan.


Dalam konteks itu, Muhidi menilai pers memiliki posisi strategis. Tidak hanya sebagai penyampai informasi, pers juga berperan sebagai instrumen edukasi publik yang mampu membentuk pola pikir dan kesadaran kolektif masyarakat terhadap arah pembangunan bangsa.


Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif, pers dapat membantu masyarakat memahami visi besar Indonesia Emas 2045 serta peran konkret yang bisa diambil sejak sekarang. Ia menyebut, pemahaman publik terhadap agenda nasional sangat bergantung pada kualitas informasi yang disajikan media.


Muhidi juga mengingatkan bahwa di era digital dengan arus informasi yang begitu deras, tantangan pers semakin kompleks. Maraknya hoaks dan disinformasi menuntut media arus utama untuk tetap konsisten menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik.


Ia berharap pada momentum HPN 2026 ini, pers semakin memperkuat komitmen sebagai sumber informasi yang kredibel dan terpercaya, sekaligus menjadi motor penggerak literasi publik dalam mendukung cita-cita besar Indonesia Emas 2045.(*)