![]() |
| Bupati Solsel H. Khairunas saat membuka acara forum konsultasi publik, di Padang Aro. (Abg) |
Solsel, fajarsumbar.com - Badan Perencanaan Pembangunan Riset Dan Inovasi Daerah (BAPERIDA) Solok Selatan menggelar pertemuan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2027 di salah satu hotel di Padang Aro. Rabu (18/2/2027).
Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam sambutanya pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Solok Selatan 2027 menyampaikan.
Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu rangkaian tahapan wajib dilaksanakan dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah dimana Rancangan Awal Dokumen Perencanaan Daerah harus dibahas bersama dengan Kepala Perangkat Daerah Dan Pemangku Kepentingan.
Dalam Forum Konsultasi Publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan terhadap permasalahan, Isu strategis, prioritas dan sasaran pembangunan daerah.
Selain itu Forum ini merupakan media pembentukan komitmen, mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan stakeholder pembangunan di daerah dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2027, alam kerangka mewujudkan Visi Kabupaten Solok Selatan Yang Makin Maju dan Sejahtera.
Bupati Khairunas menegaskan kepada seluruh stakeholder yang hadir pada acara ini. Dalam acara ini tidak hanya menghadiri dan menghalalkan kegiatan ini saja, namun harus ada solusi, inovasi kemajuan, kami berharap ada hasil yang memuaskan untuk di rumuskan nanti.
Oleh sebab itu melalui pelaksanaan konsultasi publik ini diharapkan para pemangku kepentingan dan stakeholder terkait dapat memberi masukan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan untuk tahun 2027.
Meskipun disisi capaian kinerja makro daerah relatif baik namun masih terdapat permasalahan yang harus segera kita selesaikan.
Sebagai daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam namun belum dapat dioptimalkan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Permasalahan utama disebabkan karena masih rendahnya aksesibilitas dan konektifitas daerah, regulasi belum optimal, rendahnya produktivitas dan hilirisasi produk daerah serta masih rendahnya kualitas sumber daya manusia.
Selain itu sejak tahun 2025 penyusun perencanaan dilakukan secara imperatif, dimana perencanaan daerah harus selaras dan sinergi dengan perencanaan pusat.
Kondisi ini berdampak terhadap penetapan target kinerja dan anggaran kegiatan daerah.
Menghadapi tantangan ini maka kami tekankan kepada Kepala Perangkat Daerah dalam penyusunan Renja tahun 2027 untuk memprioritaskan pelaksanaan program dan kegiatan pencapaian Visi dan Misi serta dapat menerjemahkan dan mencari strategi inovatif dalam pelaksanaan dan pencapaian target-target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025-2029.
Selain itu Saudara harus dapat memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia serta meningkatkan keselarasan pelaksanaan pembangunan daerah agar kita dapat membawa program dan kegiatan yang berasal dari luar APBD Kabupaten baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Dunia Usaha untuk dilaksanakan di Kabupaten Solok Selatan.
Sekaitan dengan hal itu kami tegaskan khususnya kepada sdr. Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida dan BPKD untuk mengawal dan menyusun RKPD dan APBD Tahun 2027.
Fokus pada pencapaian kinerja RPJMD dan harus selaras dan sinergi dengan ASTACITA yang menjadi arah dan kebijakan pembangunan Nasional Tahun 2025-2029.
RKPD tahun 2027 merupakan perencanaan tahunan kedua dari pelaksanaan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah dalam mewujudkan SOLOK SELATAN YANG MAKIN MAJU DAN SEJAHTERA.
Sesuai dengan tahapan Dokumen RPJMD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025-2029, Tahun 2027 pelaksanaan Pembangunan diarahkan pada Percepatan layanan publik berbasis teknologi serta pemerataan infrastruktur dasar dan wilayah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi dan UMKM, serta mengintegrasikan perlindungan sosial dengan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan dengan mempertimbangkan arah kebijakan provinsi Sumatera Barat, maka pada tahun 2027, Tema Pembangunan Kabupaten Solok Selatan adalah Optimalisasi Daya Saing Daerah melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia serta Produktivitas dan Hilirisasi Ekonomi Daerah.(Abg)
Komentar