Ketua Pengadilan Negeri Pimpin TSR 7 Padang Pariaman Turun ke Surau Limpato Bawa Pesan dan Bantuan -->

AdSense New

Ketua Pengadilan Negeri Pimpin TSR 7 Padang Pariaman Turun ke Surau Limpato Bawa Pesan dan Bantuan

Kamis, 26 Februari 2026
TSR 7 Pemkab Padang Pariaman serahkan bantuan dana hibah Rp15 juta dan Al-Quran kepada pengurus Mushalla Al-Mukhlisin Limpato, Rabu malam 25 Februari 2026 (foto.dok.az) 

Sungai Sariak - Malam di Kayu Gadang terasa berbeda. Di sela lantunan ayat suci dan desah doa para jamaah Tarawih, langkah rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) 7 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menyatu dengan lantai Surau Al Mukhlisin. Dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Pariaman, Yulanto Prafifto Utomo, Rabu malam (25/2/2026), kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial, ia menjelma perjumpaan batin antara negara dan rakyatnya.


Di sudut surau yang masih terus berbenah, harapan warga Nagari Limpato, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, seperti menemukan penguat. 


Atas nama Bupati Padang Pariaman, TSR 7 menyerahkan bantuan Rp15 juta untuk kelanjutan pembangunan Surau Al Mukhlisin, lengkap dengan satu paket Al-Qur’an bagi jamaah. Nilai rupiah itu mungkin tertera jelas, tetapi yang tak tertulis adalah makna kebersamaan yang mengalir hangat malam itu.


Program Safari Ramadhan sendiri menjadi tradisi tahunan Pemkab Padang Pariaman. Tahun 2026, Bupati John Kenedy Azis menurunkan 10 tim ke 17 kecamatan. Tim I dipimpin langsung Bupati, disusul Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda serta OPD. Pesannya sederhana namun kuat. Pemerintah tak boleh jauh dari denyut nadi masjid, mushalla, dan surau.


Sebelum menjejak Limpato, TSR 7 lebih dulu bersilaturahmi dengan jamaah Mushalla Darul Akhirah Rakie di Sungai Garinggiang. Malam kedua ini menjadi bukti konsistensi tim yang tak sekadar datang, tetapi mendengar. Menyerap aspirasi, menangkap keresahan, sekaligus merajut optimisme di bulan suci.


Kehadiran Yulanto didampingi Kepala Dinas PPKB Azwarman, Kepala Dinas Perikanan Khairul Nizam, Kabag Administrasi Pembangunan Rafdal Andrianos, serta anggota DPRD seperti Hengki Irawan dan Afredison.


Barisan birokrat dan legislator itu duduk bersila bersama jamaah, tanpa sekat protokoler yang kaku. Di hadapan masyarakat, jabatan seolah melebur dalam kekhusyukan.


Camat VII Koto Sungai Sariak Zulfikar Saman, Kepala KUA Zamzami, Wali Nagari Limpato Sungai Sariak, perangkat nagari hingga tokoh masyarakat menyambut rombongan dengan hangat.


Surau kecil itu menjadi saksi bahwa silaturahmi adalah energi sosial yang tak tergantikan. Terutama di tengah dinamika pembangunan daerah yang terus bergerak.


“In Shaa Allah, besok kami lanjut ke Mushalla Haqqul Yakin di Nagari Balah Hilia, Lubuak Aluang,” ujar Yulianto singkat. Kalimat itu terdengar sederhana, namun mengandung janji kesinambungan.


Di Padang Pariaman, Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan. Ia adalah pesan bahwa pemerintah harus hadir. Bukan hanya saat kampanye, tetapi juga ketika lampu-lampu surau menyala dan rakyat menadahkan tangan dalam doa.(saco).