Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Sekolah dan Berobat Gratis Jadi Warisan -->

AdSense New

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Sekolah dan Berobat Gratis Jadi Warisan

Kamis, 26 Februari 2026
Alex Noerdin


Sumsel, fajarsumbar.com - Sumatera Selatan berduka. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode 2008–2018, Alex Noerdin, meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di RS Siloam. 


Kepergian tokoh yang dikenal luas lewat kebijakan progresif di sektor pendidikan dan kesehatan itu sontak mengundang gelombang duka dari berbagai penjuru daerah.


Kabar wafatnya cepat menyebar dan memantik ucapan belasungkawa dari kalangan pejabat, tokoh masyarakat, akademisi, hingga warga di pelosok Sumsel. Banyak yang mengenang sosoknya sebagai pemimpin dengan karakter kuat, berani mengambil keputusan strategis, serta memiliki visi pembangunan jangka panjang.


Selama memimpin Sumatera Selatan, Alex Noerdin identik dengan dua program populis yang membekas di tengah masyarakat. Sekolah dan berobat gratis. Kebijakan tersebut pada masanya dinilai sebagai terobosan besar, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan memastikan layanan kesehatan dapat dijangkau tanpa beban biaya tinggi.


Program sekolah gratis membuka ruang partisipasi pendidikan yang lebih merata. Banyak keluarga yang sebelumnya kesulitan membiayai pendidikan anak, terbantu dengan kebijakan tersebut. Dampaknya tidak hanya terasa pada angka partisipasi sekolah, tetapi juga terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.


Di sektor kesehatan, kebijakan berobat gratis menjadi instrumen perlindungan sosial yang signifikan. Masyarakat kecil memperoleh kepastian layanan medis tanpa kekhawatiran biaya, sebuah pendekatan yang saat itu dipandang progresif dan berpihak pada kelompok rentan. Tidak sedikit pihak yang menilai kebijakan tersebut sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar warganya.


“Beliau pemimpin dengan visi besar. Kebijakannya langsung dirasakan masyarakat kecil,” ujar seorang warga mengenang kepemimpinannya.


Tak hanya fokus pada pelayanan publik, kiprah Alex Noerdin juga tercatat dalam panggung olahraga internasional. Pada masa kepemimpinannya, Palembang dipercaya menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara itu berlangsung sukses dan menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur daerah.


Perhelatan tersebut membawa dampak signifikan terhadap pembangunan fasilitas olahraga berstandar internasional, perbaikan akses jalan, serta penguatan konektivitas wilayah. Infrastruktur yang dibangun saat itu menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Sumatera Selatan di tingkat nasional.


Sejumlah proyek strategis yang direalisasikan pada era kepemimpinannya hingga kini masih menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Modernisasi yang digulirkan tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi dirancang sebagai investasi pembangunan berkelanjutan.


Selama dua periode menjabat, Alex dikenal konsisten mendorong transformasi daerah. Berbagai kebijakan dan terobosannya kerap menjadi perhatian publik dan bahkan dijadikan rujukan oleh sejumlah pemerintah daerah lain dalam merancang program berbasis pelayanan publik.


Kepergian Alex Noerdin meninggalkan jejak sejarah tersendiri bagi Sumatera Selatan. Di mata banyak pihak, ia bukan sekadar kepala daerah, tetapi figur yang membangun fondasi pelayanan publik dan infrastruktur yang membentuk wajah Sumsel modern hari ini. Duka mendalam pun menyelimuti provinsi tersebut, sembari masyarakat mengenang warisan kebijakan yang telah memberi dampak luas bagi kehidupan mereka.(Ab)