Putra Sawahlunto Guncang Dunia: Iqbal Saputra Siap Taklukkan Tokyo Marathon 2026 -->

AdSense New

Putra Sawahlunto Guncang Dunia: Iqbal Saputra Siap Taklukkan Tokyo Marathon 2026

Kamis, 26 Februari 2026

 

Aksi Iqbal Saputra, atlet lari jarak jauh kelahiran Sawahlunto yang kini tengah bersiap menghadapi Tokyo Marathon 2026 sebagai ajang evaluasi menuju PON 2028. (foto/istimewa)

Padang, fajarsumbar.com - Derap langkah kaki di aspal Tokyo akan segera menjadi saksi bisu perjuangan putra daerah terbaik asal "Kota Arang", Sawahlunto. Iqbal Saputra, atlet marathon andalan Sumatera Barat, kini berdiri di ambang tantangan terbesar dalam karier atletiknya saat bersiap menerjang lintasan Tokyo Marathon pada Minggu, 1 Maret 2026. 


Bagi masyarakat Sawahlunto, keberangkatan Iqbal bukan sekadar partisipasi atlet di ajang internasional, melainkan sebuah simbol kegigihan dari lembah tambang menuju panggung bergengsi World Marathon Majors.


​Aura semangat nampak jelas terpancar dari pemuda kelahiran 1999 ini. Sejak mengawali langkahnya di jalanan berbukit Sawahlunto hingga kini membela panji Kota Padang, Iqbal telah bertransformasi menjadi pelari jarak jauh yang diperhitungkan di level nasional. 


Ambisinya di Tokyo sangat spesifik dan terukur: meruntuhkan tembok catatan waktunya sendiri. Setelah berhasil menorehkan waktu 2 jam 28 menit 08 detik di Sydney Marathon sebelumnya, Tokyo menjadi medan pembuktian bahwa batas kemampuan manusia selalu bisa digeser lebih jauh.


​Dalam sebuah kesempatan sebelum bertolak ke Negeri Sakura, Iqbal mengungkapkan keyakinannya untuk tampil lebih impresif. Ia menegaskan bahwa motivasi utamanya adalah pembuktian diri terhadap dedikasi yang telah ia curahkan selama masa latihan. Iqbal menyadari bahwa dirinya membawa harapan besar dari tanah kelahirannya, Sawahlunto, untuk mengharumkan nama Sumatera Barat di mata dunia.


​“Saya ingin membuktikan diri bisa lebih baik dari catatan waktu di Sydney. Target utama tentu memperbaiki personal best dan menembus waktu yang lebih kompetitif. Peluang juara memang berat karena atlet elite dunia pasti mendominasi, tapi saya fokus pada peningkatan performa sendiri. Ini jadi tolok ukur penting dalam persiapan jangka panjang menuju PON 2028,” ungkap Iqbal dengan nada optimistis.


​Perjalanan Iqbal menuju Tokyo juga merupakan bagian dari strategi besar yang dirancang oleh sang pelatih, Andri. Bagi tim kepelatihan, lintasan 42,195 kilometer di Tokyo bukan hanya soal medali, melainkan laboratorium mental. Andri menekankan bahwa menghadapi pelari-pelari elite dunia, termasuk seniornya Agus Prayogo, akan memberikan tekanan yang sangat dibutuhkan untuk membangun kematangan bertanding Iqbal di masa depan.


​Andri melihat potensi besar pada atlet asal Sawahlunto ini untuk terus berkembang. Target yang dipatok pun tidak main-main, yakni menembus batas bawah waktu sebelumnya demi menciptakan standar baru bagi pelari Sumatera Barat. Pelatih berharap Iqbal bisa kembali dengan evaluasi yang tajam sebagai modal berharga menghadapi siklus kompetisi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.


​“Target realistis kami adalah perbaikan waktu. Kalau bisa mendekati atau bahkan menembus di bawah 2 jam 27 menit, itu sudah progres sangat baik. Ajang ini sekaligus evaluasi program latihan menuju PON 2028,” jelas Andri mengenai visi teknis di balik keberangkatan anak asuhnya tersebut.


​Dukungan penuh dari sponsor besar seperti Pocari Sweat dan perannya sebagai Brand Ambassador ASICS memberikan Iqbal sokongan moral serta fasilitas yang mumpuni. Namun, akar semangatnya tetaplah dedikasi terhadap daerah yang membesarkannya. 


Dengan statusnya sebagai atlet binaan Kota Padang dan KONI Sumbar, Iqbal kini memikul tanggung jawab besar untuk menunjukkan bahwa talenta dari pelosok Sawahlunto mampu bersaing di barisan depan marathon dunia. Tokyo Marathon 2026 akan menjadi saksi apakah pelari kebanggaan Sumbar ini mampu melampaui limitnya dan memuluskan jalan menuju kejayaan di PON 2028 mendatang. (ril/ton)