Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan: Sinergi Menuju Sawahlunto Maju dan Berkelanjutan -->

AdSense New

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan: Sinergi Menuju Sawahlunto Maju dan Berkelanjutan

Sabtu, 21 Februari 2026

 

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra memaparkan refleksi satu tahun pengabdian bersama Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah di hadapan tokoh masyarakat dan pimpinan lembaga di Balerong Rumah Dinas, Jumat (20/2/2026). (foto/anton)

Sawahlunto, fajarsumbar.com - Dalam suasana penuh khidmat menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Sawahlunto menyelenggarakan pelepasan Tim Safari Ramadan 1447H/2026M yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun masa pengabdian Wali Kota Riyanda Putra dan Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah. 


Bertempat di Balerong Rumah Dinas pada Jumat, 20 Februari 2026, momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk mewujudkan visi besar "Sawahlunto Kota Wisata yang Estetik, Futuristik, Hidup Dan Menghidupi".  


​Ketua LKAAM Kota Sawahlunto, Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati, dalam sambutannya mengenang kembali momen pelantikan pasangan pemimpin muda ini oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara setahun silam. 


Beliau memberikan apresiasi tinggi atas kemampuan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam membangun jejaring yang kuat, mulai dari tingkat provinsi hingga pemerintah pusat, meskipun di awal masa jabatan harus berhadapan dengan tantangan efisiensi anggaran melalui Inpres 2025. 


Dukungan penuh dari lembaga adat ditegaskan sebagai pilar utama untuk menyukseskan tagline "Sawahlunto Maju" di masa depan.  


​Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data sebagai fondasi pembangunan. Beliau secara khusus meminta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyajikan data kemiskinan apa adanya demi efektivitas kebijakan ke depan. 


Berdasarkan data BPS tahun 2025, Sawahlunto mencatatkan berbagai prestasi signifikan, di antaranya penurunan tingkat pengangguran terbuka secara drastis dari 5,55% pada tahun 2024 menjadi 4,64% di tahun 2025. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan menjadi 77,05, dan Sawahlunto tetap mempertahankan posisinya sebagai kota dengan penduduk miskin terendah di Provinsi Sumatera Barat meskipun terdapat fluktuasi angka kemiskinan di tahun tersebut.  


​Keberhasilan dalam satu tahun pertama ini juga terlihat dari capaian tujuh misi utama pembangunan. Pada sektor ekonomi dan lingkungan, pemerintah telah memverifikasi 12 lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih di berbagai desa dan kelurahan, serta melakukan penataan Kawasan Silo bagi pelaku UMKM. 


Di bidang teknologi dan tata kelola, aplikasi "Halo Sawahlunto" diluncurkan sebagai kanal pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp, yang didukung oleh pemasangan 83 titik jaringan internet serta pembangunan tower BTS di enam desa strategis.  


​Pembangunan infrastruktur fisik juga menjadi prioritas dengan dilakukannya peningkatan ruas jalan penting seperti Simpang PU dan Tugu Yamin, serta rehabilitasi ikon kota termasuk tulisan "SAWAHLUNTO" di Puncak Polan. Dalam upaya pelestarian budaya dan pariwisata, Sawahlunto sukses menjadi tuan rumah Simposium Internasional "We Are Site Manager" yang melibatkan narasumber dari 21 negara, serta mempertahankan eksistensi event SISSCA dan SIMFest dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.  


​Di sektor kesehatan dan pendidikan, Kota Sawahlunto meraih penghargaan UHC kategori Utama sebagai satu-satunya kota di Sumatera Barat dengan capaian tertinggi jaminan kesehatan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah menjangkau 3.546 siswa di Kecamatan Barangin pada tahun 2025. 


Menutup rangkaian refleksi, Pemerintah Kota juga melaporkan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award 2025. 


Acara ini diakhiri dengan ceramah agama oleh Ketua MUI Sawahlunto, Fadlih Rifenta, yang mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk tetap istiqamah dalam membangun kota. (ton)