Ribuan Bibit Kelapa Pokir Anggota DPR RI Ditolak Warga di Mentawai -->

AdSense New

Ribuan Bibit Kelapa Pokir Anggota DPR RI Ditolak Warga di Mentawai

Jumat, 06 Februari 2026
.


Mentawai, fajarsumbar.com  -Ribuan bibit kelapa jenis hibrida pokok pikiran (Pokir) anggota DPR RI Alek Indra Lukman dari fraksi PDI-Perjuangan dibiarkan berserakan di tepi pantai Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai. 

Masyarakat enggan mengambil bibit kelapa tersebut, karena ukuran kelapa yang kecil dan tidak sesuai yang diharapkan. 


Bibit kelapa hibrida tersebut, diketahui berasal Kabupaten Sukabumi Bumi Jawa Barat. Diperkirakan jumlah bibit kelapa yang terlantar tersebut, mencapai 5.000 batang yang sampai di Desa Sigapokna, pada Kamis lalu. 


Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kepualauan Mentawai, Andre Kasianus membenarkan hal tersebut. 


Dia mengatakan, bahwa bantuan bibit kelapa yang didatangkan tersebut, tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. 


“Itulah Pak, saya juga kurang paham dengan kondisinya di sana. Karena PPL yang mendampingi langsung, seharusnya bisa memberikan arahan. Bibitnya bisa diletakkan di tempat yang teduh dan kalau masyarakat tidak menerima bibit yang kecil dan berapa bibit yang diterima sehingga pihak penyedia juga dapat paham situasinya,” ungkapnya. 


Anggota DPRD Mentawai fraksi PDI-Perjuangan, Hendrikus Erik, Jumat, (6/2), malam melalui telepon menyayangkan terjadinya hal tersebut. 


Dia mengatakan, bantuan bibit kelapa tersebut, murni permintaan warga masyarakat setempat melalui Kepala Dinas Pertanian yang lama, karena kelapa mereka banyak yang mati terserang penyakit


“Semestinya, tidak seperti ini kejadiannya. Kalau warga menolak bibit karena ukuran kecil, dapat dibuatkan berita acaranya. Penyedia nantinya dapat mengganti dengan bibit yang sesuai atau diinginkan. Tapi jangan menyalahkan yang memberikan bantuan, karena ini sifatnya teknis,” ungkapnya. 


Dia berharap, kepada Dinas Ketahanan pangan dan perikanan bisa memberikan koreksi dan penjelasan kepada masyarakat. Dimana, dalam penyerahan bibit bantuan kelapa tersebut, juga melibatkan penyuluh pertanian setempat.(arif)