![]() |
| Wabup Rahmat Hidayat serahkan bantuan dana hibah kepada Pengurus Surau Al Ikhlas, Dulang-Dulang, Pauh Kamba, Rabu malam 25 Februari 2026 (foto.ikp) |
Pauh Kamba - Langit Nan Sabaris mulai meredup ketika langkah-langkah warga mengalir menuju Surau Al Ikhlas Korong Dulang-Dulang, Nagari Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabarin, pada Rabu malam (25/2/2025).
Malam kedua Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi berubah menjadi pertemuan batin antara harapan masyarakat dan komitmen pemerintah.
Di ruang ibadah sederhana itu, suara ayat suci menggema, menyatukan tekad dalam hening yang khidmat. Di hadapan jamaah, Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, memimpin langsung Tim II Safari Ramadhan.
Ia tak hanya membawa pesan spiritual, tetapi juga menegaskan arah pembangunan daerah yang sedang diuji berbagai keterbatasan.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia mengingatkan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum membangun karakter dan memperkuat fondasi moral masyarakat.
Sejak sore, masyarakat telah memadati surau. Anak-anak duduk bersila di saf depan, para orang tua berbincang pelan menunggu azan, sementara niniak mamak dan alim ulama menyambut rombongan dengan wajah hangat.
Kehadiran pimpinan daerah menjadi magnet terserap harapan. Bukan hanya simbol kekuasaan, tetapi harapan akan perhatian yang nyata.
“Laksanakan ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Jadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat ukhuwah,” seru Rahmat Hidayat di tengah jamaah.
Pesan itu menggema, seolah menegaskan bahwa pembangunan tak cukup dengan angka dan proyek, tetapi harus bertumpu pada akhlak dan integritas.
Komitmen itu diuji oleh realitas. Ia secara terbuka menyampaikan bahwa kebijakan fiskal nasional berdampak pada ruang anggaran daerah. Namun, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, tegasnya, tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan.
Visi “Padang Pariaman Maju dan Sejahtera” dengan semangat Saiyo Sakato kembali digaungkan. Sebuah ajakan untuk berjalan seiring, seirama, dalam suka dan tantangan.
Dukungan konkret pun diserahkan malam itu. Hibah sebesar Rp15.000.000 diberikan kepada pengurus Surau Al Ikhlas sesuai proposal yang diajukan, disertai bantuan lima mushaf Al-Qur’an untuk memperkuat pembinaan keagamaan jamaah.
Bagi surau kecil di sudut nagari itu, bantuan tersebut bukan sekadar angka, melainkan pengakuan bahwa suara mereka didengar.
Turut mendampingi dalam rombongan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Staf Ahli. Mulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, BKPSDM, unsur Satpol PP dan Damkar, hingga Kepala Kantor Kemenhaj Adri Ahmad, bersama Camat Nan Sabaris, wali nagari, KUA, Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat.
Doa bersama menutup rangkaian kegiatan, menjadi penanda bahwa di tengah keterbatasan, kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama membangun Padang Pariaman yang religius dan berdaya.(saco).
Komentar