TSR Sumbar Disambut Bupati Padang Pariaman Kunjungi Masjid Syuhada Pasa Usang Serahkan Bantuan Rp55 Juta -->

AdSense New

TSR Sumbar Disambut Bupati Padang Pariaman Kunjungi Masjid Syuhada Pasa Usang Serahkan Bantuan Rp55 Juta

Senin, 23 Februari 2026
Ketua TSR Sumbar Fauzi Bahar Dt.Sati didampingi Bupati John Kenedy Azis serahkan bantuan untuk Masjid Syuhada Pasa Usang, Barang Anai, Minggu malam 22 Februari 2026 (foto.dok.ikp) 

Batang Anai - Suasana di Masjid Syuhada Pasar Usang, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman terasa berbeda, pada Minggu malam (22/2/2026). Di bawah cahaya lampu masjid yang temaram, ratusan jamaah memadati saf, menanti kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan (TSR) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


Di barisan depan, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, berdiri menyambut tamu dengan wajah penuh semangat, seakan ingin menegaskan bahwa daerahnya tak pernah sendiri.


Kunjungan itu bukan sekadar agenda tahunan. Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih menyisakan luka di sejumlah titik Padang Pariaman, kehadiran tim provinsi menjadi simbol perhatian dan penguatan moral.


Safari Ramadan kali ini dipimpin oleh Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar Dt. Sati, tokoh adat yang namanya tak asing di panggung Sumatera Barat.


Dalam momentum tersebut, bantuan senilai Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diserahkan untuk Masjid Syuhada. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menambahkan Rp5 juta sebagai bentuk dukungan lanjutan.


Angka Rp55 juta itu disambut takbir jamaah. Bukan hanya karena nominalnya, tetapi karena harapan yang ikut menyertainya: pembangunan masjid yang lebih layak dan aktivitas keagamaan yang semakin hidup.


Bupati John Kenedy Azis menegaskan, Safari Ramadan bukanlah seremoni kosong. Ia menyebut momen itu sebagai ruang mempererat ukhuwah antara pemerintah dan rakyat.


“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bukti bahwa pemerintah hadir. Terima kasih atas dukungan Pemprov Sumbar yang terus membantu Padang Pariaman dalam proses pemulihan,” ucapnya di hadapan jamaah yang menyimak dengan khidmat.


Di sisi lain, Fauzi Bahar Dt. Sati menekankan bahwa Safari Ramadan adalah komitmen nyata pemerintah provinsi untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat.


Menurutnya, bulan suci adalah waktu terbaik untuk merawat persatuan dan memperkuat nilai-nilai keimanan, sembari memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan rakyat.


Rombongan yang hadir malam itu bukan kaleng-kaleng. Perwakilan TNI dari Kodim 0308/Pariaman, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Nizam Ul Muluk, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Ferdinal Asmin, unsur Satpol PP, hingga jajaran biro Pemprov Sumbar turut menyertai.


Kehadiran akademisi dari Universitas Putra Indonesia YPTK Padang dan STAI-PIQ Sumbar menambah bobot pertemuan tersebut.


Namun di balik hangatnya silaturahmi dan gemuruh takbir, publik tentu menaruh harap: Safari Ramadan jangan berhenti sebagai rutinitas tahunan.


Masyarakat Batang Anai dan Padang Pariaman menunggu bukti keberlanjutan. Bahwa sinergi provinsi dan kabupaten benar-benar menjelma menjadi pembangunan yang terasa hingga ke sudut nagari. Ramadan boleh sebulan, tetapi komitmen seharusnya sepanjang tahun.(saco).