TSR Wagub Sumbar ke Padang Pariaman Sapa Jamaah Merajut Silaturahmi Serahkan Bantuan Masjid -->

AdSense New

TSR Wagub Sumbar ke Padang Pariaman Sapa Jamaah Merajut Silaturahmi Serahkan Bantuan Masjid

Minggu, 22 Februari 2026
Pengurus Masjid Raya Sunua, Nan Sabarih, terima bantuan yang diserahkan Wagub Vasco disaksikan Bupati John Kenedy Azis, Sabtu malam, 21 Februari 2026 (foto.ikp) 

Sunua - Suasana di Sumatera Barat mendadak hangat bukan hanya karena Ramadan, tetapi juga karena kehadiran Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy, yang memimpin langsung Tim Safari Ramadan (TSR) ke Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (21/02/2026).


Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Di balik iring-iringan rombongan dan sambutan meriah, ada pesan kuat tentang kehadiran negara di tengah denyut kehidupan rakyatnya.


Di Masjid Raya Sunur, Nagari Sunua Tengah, Kecamatan Nan Sabaris, malam terasa berbeda. Lantunan ayat suci menggema, dan di sela-sela itu bantuan hibah Safari Ramadan Tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp50 juta diserahkan untuk kemakmuran masjid.


Tak berhenti di situ, program CSR Bank Nagari mengucurkan Rp10 juta, sementara Baznas Provinsi Sumbar memberikan masing-masing Rp3 juta kepada dua petugas masjid. Ini sebuah penghargaan atas pengabdian sunyi yang sering luput dari sorotan.


Namun momen paling menggetarkan justru terjadi jauh dari sorot lampu utama. Di Nagari Manggopoh Ujung, Kecamatan Ulakan Tapakih, bedah rumah menjadi bukti bahwa Safari Ramadan bukan hanya tentang pidato dan foto bersama.


Dinding rapuh yang selama ini menahan hujan dan panas, perlahan diganti dengan harapan baru. Di sanalah makna kehadiran pemerintah diuji. Apakah benar-benar menyentuh yang paling membutuhkan.


Kehadiran Vasko bersama rombongan disambut langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, beserta jajaran pemerintah kabupaten. 


Sambutan itu bukan sekadar formalitas, melainkan simbol sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah. Di tengah tantangan fiskal dan kebutuhan pembangunan yang kian kompleks, kolaborasi menjadi kata kunci.


Di Pasar Pabukoan Nagari Kampuang Gapalapuang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Wakil Gubernur menelusuri lapak-lapak takjil. 


Aroma gorengan dan kolak bercampur dengan optimisme para pedagang kecil yang merasakan lonjakan omzet selama Ramadan.


Perputaran ekonomi rakyat tampak nyata, dan Safari Ramadan menjadi ruang dialog langsung tentang harga bahan pokok, daya beli, hingga harapan usaha kecil ke depan.


“Alhamdulillah, hari ini kita berkunjung di beberapa titik di Kabupaten Padang Pariaman. Prinsipnya, kita ingin merajut tali silaturahmi, bertemu langsung, mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Vasko di hadapan jamaah.


Ia menekankan bahwa kedekatan antara pemimpin dan rakyat tidak boleh berhenti pada momentum seremonial, tetapi harus berlanjut dalam kebijakan yang berpihak.


Safari Ramadan kemudian ditutup dengan silaturahmi hangat di Masjid Raya Tapakih. 


Dalam suasana khidmat, Vasko berharap Ramadan tahun ini menjadi titik balik peningkatan kualitas ibadah, terutama bagi generasi muda.


Sementara itu, John Kenedy Azis menegaskan bahwa ruang-ruang seperti ini harus menjadi jembatan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat.


Di Ranah Minang, Safari Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah panggung pembuktian, apakah pemimpin benar-benar hadir, atau sekadar lewat.(saco).