![]() |
| Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi bersama jajaran bersilaturrahmi dengan alumni yang berkiprah di media massa. |
Padang, fajarsumbar.com-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Universitas Andalas (Unand) untuk mempererat hubungan dengan alumni yang berkiprah di dunia media massa melalui kegiatan berbuka puasa bersama yang digelar Jumat (20/2) di Pangeran Beach Hotel Padang.
Pertemuan yang baru pertama kali dilaksanakan satu dekade terakhir berjalan penuh kekeluargaan yang sarat ide dan gagasan yang dihadiri puluhan pimpinan media, baik cetak dan daring, di Padang.
“Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi terbuka antara pimpinan kampus dan insan pers guna memperkuat kemitraan strategis dalam penyebaran informasi pendidikan kepada masyarakat,” kata Efa Yonnedi, Rektor Universitas Andalas, saat mengawali pertemuan yang disebutnya sebagai momentum silatuhami bermutu.
Efa Yonnedi menambahkan, potensi alumni sangat besar dan merupakan aset penting bagi kampus, bukan hanya dalam konteks jejaring profesional, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara dunia akademik dan publik.
Menurut Efa Yonnedi, alumni yang berkiprah di berbagai sektor, khususnya media massa, memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap dinamika pendidikan tinggi, capaian riset, serta kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan nasional.
“Hubungan kampus dan alumni tidak cukup dijaga melalui kegiatan seremonial semata. Dibutuhkan ruang dialog yang memungkinkan pertukaran gagasan secara setara, termasuk kritik konstruktif yang dapat menjadi bahan refleksi bagi pengembangan institusi,” papar lelaki kelahiran 1972 yang menyelesaikan doktoralnya di University of Manchester Inggris ini.
Dalam konteks itu, tambah sosok yang dilantik sebagai Rektor Unand pada 20 November 2023, kehadiran alumni media dinilai mampu memperkaya perspektif kampus, terutama terkait strategi komunikasi publik, penguatan reputasi akademik, serta penyampaian informasi riset secara lebih efektif.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi di era keterbukaan informasi menghadapi tantangan untuk tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut sampai kepada masyarakat luas. Media, katanya, menjadi mitra strategis dalam menerjemahkan capaian akademik menjadi narasi yang mudah dipahami publik tanpa mengurangi kedalaman substansinya.
Rektor juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem komunikasi yang berkelanjutan antara kampus dan alumni. Menurutnya, alumni bukan sekadar bagian dari sejarah institusi, tetapi juga aktor aktif yang dapat berkontribusi pada masa depan kampus melalui jejaring, kolaborasi program, hingga dukungan terhadap penguatan reputasi akademik.
“Alumni adalah representasi kampus di ruang publik. Apa yang mereka lakukan, termasuk dalam dunia jurnalistik, secara tidak langsung turut membentuk citra perguruan tinggi. Karena itu, komunikasi yang intens dan saling percaya menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang produktif,” ujar ekonom ini.
Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi awal dari forum komunikasi rutin yang tidak hanya membahas publikasi kegiatan kampus, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam bentuk diskusi tematik, pelatihan, hingga pengembangan program literasi publik berbasis riset.
“Dengan demikian, relasi antara kampus dan media tidak berhenti pada fungsi pemberitaan, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang berorientasi pada dampak sosial,” terang Efa Yonnedi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unand periode 2020-2023.
Sementara Aidinil Zetra, Sekretaris Universitas Andalas, mengatakan, kekuatan perguruan tinggi terletak pada kemampuan membangun jejaring kolaboratif. Alumni, media, dan masyarakat merupakan bagian dari ekosistem yang saling terhubung dalam mendukung peran kampus sebagai pusat produksi pengetahuan sekaligus agen perubahan sosial.
“Pertemuan dan sekaligus silaturahmi ini merupakan langkah kecil namun penting untuk memperkuat simpul-simpul kolaborasi itu secara berkelanjutan,” katanya.
Hary Efendi Iskandar, Kepala Kantor Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik Unand, menjelaskan, undangan kepada para pemimpin redaksi dan penanggung jawab media dilakukan secara khusus agar terbangun dialog langsung dengan pimpinan universitas.
“Media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara kampus dan masyarakat. Karena itu, forum komunikasi seperti ini menjadi penting untuk menjaga kesinambungan relasi yang selama ini telah terbangun. Untuk internal, kita akan komunikasikan dengan semua level sivitas akademika di lingkungan Unand terkait dengan tata kelola kehumasan dan juga penguatan ekosistemnya,” terang Hary Efendi Iskandar.
Banyak masukan dari alumni yang berkiprah di media massa. Tidak hanya masukan tentang publikasi, tapi juga berbagai masukan terkait kemajuan Unand di masa depan. Silaturahmi dihadiri juga jajaran pimpinan Unand, selain Rektor, tampak Wakil Rektor II Hefrizal Handra, Wakil Rektor III Kurnia Warman, dan Wakil Rektor IV Henmaid.
Sejumlah alumni yang datang dari beragam platform media cetak, daring, televisi hingga kantor berita, antara lain Isa Kurniawan dari ForumSumbar, Montosori (Padangkita), Al Imran (ValoraNews), Nasrul Azwar (Sumbarsatu), Nashrian Bahzein (Padang TV), Rahmatul Akbar (InfoSumbar), dan Tanri Eka Putra (Padang Ekspres). Aidil Ichlas (Interest), Nofal Wiska (ProKabar), Effendi dari Harian Singgalang, Yuafriza (Mentawaikita), Almudazir (MimbarSumbar), Ikhwan (Kabarsumbar), Miko Elfisha (LKBN Antara), Swari Arfan (Suararantau), Rudi Antono (Scientia), Sisca Oktri Santi (Sumbarfokus), dan AR Rizal (Fajarsumbar).(Zal)
Komentar