Wabup Padang Pariaman Sentil Generasi Muda Memudar Maknai Hormat Merah Putih -->

AdSense New

Wabup Padang Pariaman Sentil Generasi Muda Memudar Maknai Hormat Merah Putih

Selasa, 10 Februari 2026
Wabup Rahmat Hidayat memberikan pesan menohok kepada generasi muda ketika sosialisasi rekrut peserta calon Paskibraka Padang Pariaman di Aula Bapelittbangda, Selasa 10 Februari 2026 (foto.dok.ikp) 

Parik Malintang - Nada keprihatinan mengemuka saat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membuka Sosialisasi Rekrutmen dan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Hall Bapelittbangda, Selasa (10/2/2026).


Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat secara tegas menyoroti mulai memudarnya penghormatan sebagian masyarakat terhadap Bendera Merah Putih, simbol sakral yang lahir dari pengorbanan para pahlawan bangsa.


Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan bahwa Merah Putih tidak boleh diperlakukan sekadar ornamen seremoni atau pajangan tanpa makna.


Ia menilai lemahnya tata krama penggunaan bendera menjadi sinyal bahaya terhadap pemahaman nilai kebangsaan generasi muda.


Menurutnya, setiap helai Merah Putih menyimpan sejarah panjang air mata, darah, dan nyawa para pejuang yang tidak boleh dilupakan.

Melalui program Paskibraka, pemerintah daerah berupaya menanamkan kembali nilai patriotisme, cinta tanah air, serta semangat rela berkorban kepada generasi muda.


Rahmat menilai pembinaan karakter bangsa harus dimulai sejak usia pelajar, karena mereka adalah pewaris masa depan yang akan menentukan arah perjalanan Indonesia ke depan.


Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026 tidak hanya bertujuan menjaring pelajar terbaik untuk bertugas pada Upacara Pengibaran dan Penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus.


Lebih dari itu, peserta terpilih juga akan memikul tanggung jawab moral sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.


Sejalan dengan arahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), anggota Paskibraka yang lolos seleksi nantinya akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia (DPPI).


Peran ini diharapkan mampu memperkuat internalisasi nilai persatuan, kesatuan, dan ideologi Pancasila, sekaligus menjadi motor penggerak pembinaan karakter generasi muda di lingkungan masing-masing.


Kegiatan sosialisasi tersebut dipandang strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, berdedikasi tinggi, dan berakhlak mulia.


Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar peserta yang lolos tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, mental kuat, serta kepribadian yang mencerminkan nilai luhur bangsa.


Acara sosialisasi turut dihadiri perwakilan Polres Padang Pariaman Kompol Al Achyar, Kasi Kesatuan Bangsa Lilis Mairizal, Ketua PGRI Kabupaten Padang Pariaman, para kepala sekolah, guru SMA, SMK, dan MA, serta pelatih Paskibraka dari unsur Polri.


Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman optimistis, dengan dukungan seluruh elemen, proses rekrutmen Paskibraka Tahun 2026 dapat melahirkan putra-putri terbaik yang tidak hanya siap mengibarkan bendera, tetapi juga menjaga kehormatan Merah Putih di setiap sendi kehidupan bangsa.(saco).