Zakat Mengguncang, 1.000 Anak Dikhitan dan Rumah Layak Huni Diserahkan di Aua Malintang -->

AdSense New

Zakat Mengguncang, 1.000 Anak Dikhitan dan Rumah Layak Huni Diserahkan di Aua Malintang

Sabtu, 14 Februari 2026
Bupati Jhon Kenedy Azis terima bantuan secara simbolis bantuan rumah layak huni dari Yossie Group dipimpin Hj.Yusmeti dan Hj. Arnani (foto.ikp) 

Aua Malintang - Gelombang kepedulian sosial kembali menggema di Padang Pariaman. Komitmen memperkuat solidaritas berbasis zakat ditegaskan Bupati John Kenedy Azis saat menghadiri khitanan massal bagi sekitar 1.000 anak sekaligus penyerahan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Jumat (13/2/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Azwar Wahid di Nagari Aur Malintang Selatan itu menjelma menjadi momentum kemanusiaan yang menyatukan pemerintah, dermawan, dan masyarakat dalam satu gerakan sosial besar.


Program sosial yang difasilitasi Baznas Padang Pariaman tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat mampu menjangkau kebutuhan mendasar masyarakat.


Ribuan keluarga kurang mampu merasakan langsung manfaatnya, terutama dalam memperoleh layanan kesehatan gratis melalui khitanan massal yang disebut sebagai kegiatan terbesar sepanjang sejarah daerah itu.


Kekuatan kegiatan ini tidak lepas dari kontribusi para muzaki yang menyalurkan donasinya secara kolektif. Dukungan datang dari Azwar Wahid yang akrab disapa Mak Aciak H. Sagi, Yossie Group di bawah pimpinan Hj. Yusneti, serta Hj. Arnani, pengusaha sukses bidang logam mulia di Jakarta.


Sinergi para dermawan tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian sosial mampu menjadi energi perubahan nyata bagi masyarakat.


John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi mendalam kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.


Ia menilai, optimalisasi zakat bukan hanya membantu masyarakat secara instan, tetapi juga memiliki potensi strategis dalam mendukung berbagai program sosial, mulai dari bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga program bedah rumah bagi keluarga kurang mampu.


Selain khitanan massal, delapan unit rumah layak huni turut diserahkan kepada penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi simbol bahwa zakat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.


Rumah yang layak dinilai bukan sekadar tempat tinggal, melainkan fondasi penting bagi kesehatan keluarga, kenyamanan lingkungan, dan masa depan pendidikan anak.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari dengan pelaksanaan serentak di 25 puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan.


Ribuan anak bersama orang tua memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias. Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan khitanan kepada 100 anak, pemberian bingkisan, bantuan transportasi, serta penyerahan RTLH lengkap dengan fasilitas MCK.


Raut wajah bahagia anak-anak dan haru para orang tua menjadi potret keberhasilan program tersebut. Menutup kegiatan, Bupati mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat mampu untuk terus menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. 


Ia menegaskan, gerakan zakat yang terkelola baik tidak hanya membantu masyarakat bertahan, tetapi juga mampu membangun harapan dan martabat masyarakat Padang Pariaman secara berkelanjutan.(saco).