Bupati Padang Pariaman Salurkan Zakat dari Baznas Rp248 Juta kepada Garin, Bilal dan Guru Mengaji -->

AdSense New

Bupati Padang Pariaman Salurkan Zakat dari Baznas Rp248 Juta kepada Garin, Bilal dan Guru Mengaji

Selasa, 10 Maret 2026

Bupati John Kenedy Azis, Pengurus Baznas dan para penerima manfaat bantuan dari unsur Garin, Bilal, Labai dan Guru Mengaji se-Padang Pariaman di Masjid Raya Al-Mukhni, Selasa 10 Maret 2026 (foto.ikp) 

Parik Malintang - Di balik megahnya masjid dan riuhnya suara azan yang menggema setiap hari, ada para pengabdi sunyi yang jarang tersorot. Mereka adalah garin, bilal, serta guru TPA, TPSA dan MDA yang menjaga denyut kehidupan keagamaan di nagari-nagari Kabupaten Padang Pariaman.


Ratusan wajah penuh harap itu di Masjid Raya Al-Mukhni, Kawasan Kantor Pemkab Padang Pariaman, Parik Malintang, menerima perhatian melalui program Ramadhan Berkah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Padang Pariaman, Selasa (10/3/2026).


Sebanyak 496 orang menerima manfaat dari penyaluran zakat tersebut. Pagi hari, 290 garin dan bilal yang selama ini setia merawat surau dan masjid mendapatkan bantuan dana zakat. 


Siang harinya, giliran 206 guru TPA, TPS, dan MDA yang saban hari mengajarkan huruf demi huruf Al-Qur’an kepada anak-anak nagari ikut menerima bantuan yang sama.


Bupati John Kenedy Azis hadir langsung dalam kegiatan itu, didampingi jajaran pemerintah daerah, Ketua TP-PKK, camat, wali nagari hingga unsur BPJS Ketenagakerjaan. 


Kehadiran orang nomor satu di Padang Pariaman itu seakan menjadi pengakuan bahwa pengabdian para penjaga rumah ibadah tidak boleh lagi dipandang sebelah mata.


Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mengangkat kehidupan masyarakat. 


Menurutnya, zakat harus menjadi instrumen nyata untuk menghadirkan keadilan dan kepedulian di tengah masyarakat.


“BAZNAS memiliki peran strategis menghimpun dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," ucapnya.


Menurut John Kenedy Azis, bahwa dana yang terkumpul harus kembali kepada umat melalui program kesehatan, pendidikan, kemanusiaan hingga pemberdayaan masyarakat.


Ketua BAZNAS Padang Pariaman, M. Defriadi, menjelaskan bahwa pada penyaluran bagi garin dan bilal setiap penerima memperoleh Rp500 ribu dengan total dana mencapai Rp145 juta. 


Sementara bagi guru TPA, TPS dan MDA sebanyak 206 orang juga menerima Rp500 ribu per orang dengan total bantuan sebesar Rp103 juta.


Tak hanya itu, BAZNAS juga memberikan perlindungan sosial melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Hampir 800 orang yang terdiri dari garin, bilal, guru TPA serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan ke depan.


Penyerahan kartu BPJS dan bantuan zakat secara simbolis menutup kegiatan tersebut. Sebuah pesan kuat bahwa pengabdian menjaga rumah ibadah dan mendidik generasi Qurani tidak boleh lagi berjalan sendirian tanpa dukungan.(saco).