![]() |
| Bupati John Kenedy Azis dampingi rombongan safari ramadhan PW DMI Sumbar di Masjid Raya Lubuak Bareh, VII Koto, Sungai Sariak, Minggu malam, 15 Maret 2026 (foto.ikp) |
Sungai Sariak - Suasana haru menyelimuti Masjid Raya Lubuak Bareh, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, ketika rombongan Tim Safari Ramadan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sumatera Barat tiba, Minggu (15/3/2025).
Masjid tersebut yang sempat terdampak banjir dan longsor akhir tahun lalu itu kini kembali menjadi pusat harapan masyarakat setelah menerima bantuan untuk melanjutkan proses pembangunannya.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PW DMI Sumbar, Prof. Ganefri, Ph.D., bersama jajaran pengurus lainnya. Turut hadir Wakil Ketua PW DMI Sumbar, Dr. Ir. Krismadinata, ST, MT yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Padang, serta sejumlah tokoh dan pengurus organisasi keagamaan di tingkat provinsi.
Sebelum menuju lokasi safari, rombongan terlebih dahulu disambut oleh Bupati John Kenedy Azis di Rumah Dinas Bupati.
Pertemuan yang diawali dengan buka puasa bersama itu berlangsung hangat, mencerminkan kebersamaan antara pemerintah daerah dan para tokoh masjid dalam menjaga peran rumah ibadah sebagai pusat kehidupan masyarakat.
Dari rumah dinas bupati, rombongan kemudian bergerak menuju Masjid Raya Lubuak Bareh. Di hadapan jamaah yang memadati masjid, PW DMI Sumbar menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta sebagai dukungan bagi pembangunan kembali masjid yang sempat rusak akibat bencana alam.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas kepedulian PW DMI Sumbar terhadap kondisi rumah ibadah di daerahnya.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk solidaritas yang memberi kekuatan moral bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan masjid mereka.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung upaya bersama dalam memakmurkan masjid. Terlebih bagi masjid yang sedang bangkit kembali setelah diterpa bencana, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi besar bagi masyarakat untuk melanjutkan pembangunan.
Di sisi lain, masyarakat dan pengurus Masjid Raya Lubuak Bareh menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Menurut mereka, kehadiran rombongan Safari Ramadan tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi warga untuk bergotong royong membangun kembali masjid kebanggaan nagari.
Kegiatan Safari Ramadan itu kemudian ditutup dengan tausiyah keagamaan yang menggugah hati jamaah, dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Malam itu, Masjid Raya Lubuak Bareh bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kebangkitan masyarakat setelah melewati ujian bencana.(saco).
Komentar