Bupati Padang Pariaman Desak Provinsi Sumbar Percepat Pembangunan Jalan BIM - Pariaman -->

AdSense New

Bupati Padang Pariaman Desak Provinsi Sumbar Percepat Pembangunan Jalan BIM - Pariaman

Jumat, 13 Maret 2026
Bupati John Kenedy Azis didampingi Sekdakab Rudy R Rilis berbincang dengan Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi dalam pertemuan rakor Pemprov Sumbar dengan jajaran Pemkab Padang Pariaman di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jum'at 13 Maret 2026 (foto.ikp) 

Padang Pariaman - Suasana Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman di Karan Aur, Pariaman, Jumat (13/3/2026) mendadak menjadi ruang diskusi yang penuh energi.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman duduk satu meja dalam rapat koordinasi daerah yang bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang penting menyatukan arah pembangunan.


Di forum itulah berbagai kepentingan daerah dipertemukan demi satu tujuan besar. Mempercepat kemajuan Sumatera Barat. Namun di balik suasana formal itu, ada satu isu yang langsung mencuri perhatian.


Bupati John Kenedy Azis dengan tegas mendorong percepatan peningkatan ruas jalan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Pariaman.


Menurut Bupati, jalur tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan urat nadi konektivitas ekonomi yang akan menentukan laju pertumbuhan kawasan pesisir Sumatera Barat.


Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menegaskan bahwa forum seperti ini memang dibutuhkan agar komunikasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak berjalan sendiri-sendiri.


Ia menyebut rapat koordinasi ini sebagai jembatan strategis untuk menyelaraskan program pembangunan yang selama ini sering terpisah oleh batas administrasi.


Menariknya, dalam paparan pemerintah provinsi, sejumlah program strategis. Termasuk peningkatan jalan BIM–Pariaman–Tiram serta pembangunan Politeknik Pelayaran. Sebenarnya baru diproyeksikan masuk dalam rencana kerja tahun 2028.


Tetapi usulan Bupati Padang Pariaman membuat diskusi langsung menghangat. John Kenedy Azis meminta agar program tersebut dipercepat setidaknya ke tahun 2027, dengan alasan kebutuhan daerah yang semakin mendesak.


Menurut Arry Yuswandi, usulan tersebut tidak ditolak begitu saja. Ia menyebut percepatan bisa dipertimbangkan selama program itu memang memiliki urgensi tinggi dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.


“Tadi Pak Bupati menyampaikan agar beberapa program penting bisa dipercepat pelaksanaannya,” ujarnya, menandakan bahwa aspirasi daerah mulai mendapat ruang dalam perencanaan provinsi.


Di hadapan jajaran perangkat daerah provinsi dan kabupaten, John Kenedy Azis juga tidak menyembunyikan rasa apresiasinya atas kehadiran pemerintah provinsi di Padang Pariaman.


Ia menyebut forum ini sebagai momen langka yang harus terus dijaga. Katanya, koordinasi bukan hanya soal program, tetapi juga tentang membuka ruang dialog yang jujur antar pemerintah daerah.


Rapat koordinasi ini pun disepakati tidak berhenti di Padang Pariaman saja. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana menjadikannya agenda rutin yang digelar bergiliran di berbagai kabupaten dan kota, minimal sekali dalam tiga bulan atau setidaknya dua kali setahun. 


Harapannya sederhana namun besar: pembangunan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi bergerak serentak demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.(saco).