![]() |
| Terlihat kampaknya ditinggal di pintu yang sedang dicongkel, saat pemilik rumah datang |
Sijunjung, fajarsumbar.com - Warga Perumahan Salasah Indah, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) dibuat resah oleh maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam sebulan terakhir. Sedikitnya lima rumah warga dilaporkan menjadi sasaran maling sejak beberapa hari menjelang bulan suci Ramadhan.
Aksi pencurian tersebut umumnya terjadi pada malam hari ketika rumah dalam keadaan kosong. Pelaku memanfaatkan waktu saat pemilik rumah sedang berada di luar, terutama ketika warga menunaikan ibadah salat tarawih di masjid.
Modus yang digunakan pelaku terbilang nekat. Mereka diduga masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu bagian belakang maupun samping rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak-acak isi rumah untuk mencari barang berharga milik korban.
Salah seorang warga yang menjadi korban, M. Syukri, kepada media ini, Jumat (6/3/2026) mengaku rumahnya juga sempat menjadi sasaran pelaku. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah pulang dari kampung menjelang bulan puasa.
Menurut Syukri, saat tiba di rumahnya yang berada di Blok H perumahan tersebut, ia mendapati pintu samping rumah sudah dalam kondisi terbuka akibat dicongkel pelaku. “Sahari sebelum puasa saya pulang dari kampung. Sampai di rumah pintu samping sudah terbuka, sepertinya sudah dibobol orang,” ungkapnya.
Tidak hanya di Blok H, kasus serupa juga terjadi di Blok A. Dua rumah warga di kawasan tersebut juga menjadi target pelaku dengan cara membobol pintu bagian belakang rumah.
Meski demikian, para korban belum merinci secara pasti jumlah kerugian yang dialami. Namun salah seorang warga di Blok D dilaporkan kehilangan uang tunai sekitar Rp7 juta serta emas seberat belasan gram yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Warga lainnya di Blok A, Kasman, juga mengaku rumahnya hampir menjadi sasaran pencurian. Beruntung, saat pelaku mencoba melancarkan aksinya, ia lebih cepat pulang dari salat tarawih di masjid sehingga pelaku langsung melarikan diri.
Menurut Kasman, pelaku bahkan meninggalkan alat yang digunakan untuk membobol pintu rumahnya. Sebuah kapak ditemukan terselip di pintu rumah setelah pelaku kabur.
“Untung saya cepat pulang dari masjid. Pelaku tidak sempat masuk ke rumah, tapi kapak yang dipakai untuk membobol pintu tertinggal tersangkut di pintu,” ujar Kasman yang juga mantan Camat Sijunjung.
Serangkaian kejadian tersebut membuat warga Perumahan Salasah Indah semakin khawatir, terutama karena aksi pencurian terjadi berulang kali dalam waktu yang relatif singkat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sijunjung Iptu Murdani yang didampingi Kanit Reskrim Aiptu Ardion Ajis mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga terkait aksi pencurian tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap akan meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan patroli rutin ke kawasan perumahan dan pemukiman warga lainnya di wilayah hukum Polsek Sijunjung.
“Kami akan menyiagakan patroli ke Perumahan Salasah Indah dan beberapa kawasan pemukiman warga lainnya untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas,” ujar Ardion.
Kapolsek Sijunjung Iptu Murdani juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Ia meminta warga memastikan seluruh pintu dan jendela rumah telah terkunci dengan baik sebelum keluar rumah, baik untuk beribadah maupun aktivitas lainnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan kejadian mencurigakan atau menjadi korban tindak kriminal.
“Jika ada kejadian seperti ini, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti. Kami akan berupaya memberikan respons cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat,” kata Murdani.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan salah satu prioritas utama kepolisian di wilayah Sijunjung. Dengan kerja sama antara warga dan aparat keamanan, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik.(Sh)
Komentar