![]() |
| Ketua DPRD Solsel Martius juga ikut menyerahkan sejumlah bantuan kepada masjid yang dikunjungi. (Abg) |
Panitia Safari Kabag Kesra Pemkab Solok Selatan jauh jauh hari sudah mempersiapkan skedul dan penyusunan tim, termasuk masjid masjid yang akan dikunjungi.
Rombongan di bagi enam tim, mulai dari Bupati, Wakil Bupati dan Instansi Vertikal, seperti Kapolres, Kejari,
Tim 1 yang dipimpin Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam tim 1 itu melekat juga ketua DPRD Solok Selatan Martius dan sejumlah anggota DPRD lainnya.
Disetiap kunjungan Bupati Solok Selatan, selaku ketua tim selalu menyampaikan program program pemerintah Solok Selatan, baik yang sudah dilaksanakan, maupun yang akan di laksanakan.
Tentu kami dari DPRD Solok Selatan, selaku badan pengawas kinerja dan anggaran Pemkab Solok Selatan sangat mendukung program program Bupati yang sudah tertuang dalam Visi dan Misinya.
Hal ini di sampaikan ketua DPRD Solok Selatan Martius dikantornya dua hari yang lalu, bahkan menurut Martius, semua yang di sampaikan bupati itu selalu tepat sasaran.
Bupati Solok Selatan Khairunas dalam sambutanya waktu itu menyampaikan. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyadari kondisi efisiensi anggaran belanja yang dijalankan oleh pemerintah pusat sejak 2025 lalu berdampak pada anggaran daerah. Tak hanya dana transfer ke kabupaten, anggaran ke nagari bahkan turun signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi ini tentunya akan berdampak pada perencanaan dan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah sampai ke nagari.
Namun demikian, Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan anggaran yang kian menipis ini tidak ikut menggerus semangat untuk terus membangun daerah.
"Anggaran pemerintah kabupaten berada dalam kondisi efisiensi, namun ini tidak mematahkan semangat untuk terus membangun Solok Selatan," tegas Khairunas.
Dari informasi sampai hari ini, dana pemkab Solok Selatan yang dipotong itu sudah dikembalikan, namun kita masih menunggu edaran dari Kemendagri.
Bupati menyampaikan bahwa setiap program pemerintah yang tercantum dalam visi dan misi tetap dilaksanakan. Meski tak semuanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah terus giat untuk mencarikan sumber dana lainnya hingga ke pemerintah pusat.
Dalam kegiatan safari inilah kami dari Pemda Solok Selatan bisa menyampaikan program yang telah dikerjakan dan program yang akan dilanjutkan, makanya Safari Ramadan ini adalah bersilahturahmi danenerima aspirasi masyarakat.
Seperti misalnya program pendidikan, yang sebelumnya dijalankan dengan memberikan seragam gratis akan dievaluasi menjadi seragam dan sekolah gratis. Pemerintah kabupaten bahkan sudah menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sehingga program ini bisa dilaksanakan hingga ke tingkat SMA/sederajat.
Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz juga terus dilanjutkan dengan jumlah 432 Rumah Tahfidz dan 3.628 Hafidz dan Hafidzah. Tak hanya ditujukan untuk mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin, namun juga untuk mendukung akhlak para generasi ini menjadi lebih baik, dan dalam tahun ini bertambah rumah tahfiz di setiap daerah.
Untuk program Astacita bapak Presiden Prabowo adalah memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG), sudah kita laksanakan, namun belum semua sekolah yang dapat MBG, namun nantinya alan dapat semuanya.
Transfer dana ke daerah yang tahun ini dipotong oleh pemerintah pusat, untuk Provinsi Sumatera Barat dan daerah terdampak bencana akan di kembalikan dana sebesar Rp 840 Milyar, dan kita akan kerjakan program yang tertinggal.
Selain itu, di bidang kesehatan juga terus diperbaiki. Sebanyak 99,07% masyarakat sudah tercover jaminan kesehatan nasional dan pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dari puskemas hingga rumah sakit yang ada.
Tak lupa dukungan pemerintah untuk UMKM juga tidak lepas dari perhatian pemerintah. Kemajuan UMKM terus ditingkatkan dengan target bisa bersaing dan terus naik kelas.
Untuk Kecamatan Sangir Balai Janggo ada anggaran sebesar Rp 68 Milyar untuk melanjutkan pembangunan jalan Sungai Sungkai Dharmasraya tetap akan di lanjutkan.
"Tentu kita masyarakat harus yakin dan bagaimana Solok Selatan tidak tertinggal dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat," imbuhnya.
Kita bangga juga karena kita telah memiliki perwakilan di tingkat pusat tepatnya anggota DPR RI, yaitu H. Zigo Rolanda telah banyak berkiprah dan membawa anggaran ke Solok Selatan ini lebih kirang 248 Milyar, termasuk juga anggota DPRD Provinsi Sumbar Yogi Pratama telah berbuat untuk Solok Selatan ini, dan telah mengucurkan dana sebesar Rp 10 Milyar untuk Solok Selatan.
"Untuk itu pemerintah kabupaten terus meminta dukungan dari masyarakat untuk terus mendukung dan menjalankan program pemerintah yang sudah ada dalam Visi dan Misi itu," ajak Martius.(Abg)
Komentar