Padang Pariaman Perkuat Budaya Inovasi Pemerintahan dengan Target Raih 3 Besar Nasional -->

AdSense New

Padang Pariaman Perkuat Budaya Inovasi Pemerintahan dengan Target Raih 3 Besar Nasional

Kamis, 05 Maret 2026
Bupati John Kenedy Azis terima alat perkeyasaan pembuatan briket dari tongkol jagung dari Balitbang Pemprov Sumbar di Hall Kantor Bupati, Kamis 5 Februari 2026 (foto.ikp) 

Parik Mintang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman terus memperkuat komitmen membangun budaya inovasi dalam tata kelola pemerintahan.


Hal tersebut ditegaskan melalui kegiatan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025, sekaligus persiapan menghadapi penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 yang digelar di Hall Kantor Bupati, pada Kamis (5/3/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan refleksi atas berbagai capaian inovasi yang telah diraih. Sekaligus memperbaiki sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat di lingkungan perangkat daerah.


Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama inovasi daerah oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Padang Pariaman sebagai bentuk keseriusan menjadikan inovasi sebagai budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan.


Bupati John Kenedy Azis dalam sambutannya menegaskan bahwa evaluasi Indeks Inovasi Daerah bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi ruang refleksi untuk melihat kembali arah pembangunan berbasis inovasi di daerah.


“Melalui evaluasi ini kita dapat melihat capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki. Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai langkah konstruktif untuk memperkuat kualitas inovasi dan memperjelas arah kebijakan ke depan,” ujar John Kenedy Azis.


Menurut Bupati, Innovative Government Award bukan sekadar ajang kompetisi antar daerah, melainkan barometer sejauh mana budaya inovasi benar-benar tumbuh dalam sistem pemerintahan daerah.


Karena itu, setiap perangkat daerah dituntut untuk mampu menghadirkan berbagai terobosan kreatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Bupati John Kenedy Azis juga memaparkan perjalanan Padang Pariaman dalam ajang Innovative Government Award yang menunjukkan dinamika cukup signifikan sejak beberapa tahun terakhir.


Pada tahun 2018, Padang Pariaman berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan meraih peringkat 2 nasional melalui 75 inovasi yang diajukan. Namun pasca pandemi, capaian tersebut sempat menurun hingga berada di peringkat 188 nasional pada tahun 2021.


Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, pemerintah daerah kemudian berhasil bangkit dan kembali masuk 10 besar nasional pada tahun 2022 dan 2023.


Puncaknya, pada tahun 2024 bahwa Padang Pariaman berhasil meraih peringkat 6 nasional dengan skor tertinggi sepanjang sejarah yaitu 85,73 melalui 303 inovasi yang dikirimkan.


Sementara pada tahun 2025, skor inovasi daerah tercatat sebesar 82,48 dengan 277 inovasi yang diajukan.


Meski mengalami sedikit penurunan, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk melakukan pembenahan dan memperkuat kualitas inovasi ke depan.


Ia bahkan menargetkan Padang Pariaman mampu meraih peringkat 3 nasional dalam ajang Innovative Government Award tahun 2026.


Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada Balitbang Provinsi Sumatera Barat atas dukungan yang diberikan melalui penyerahan alat perekayasaan pembuatan briket dari tongkol jagung kepada Padang Pariaman.


Menurut Bupati, bantuan tersebut menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal yang selama ini dianggap limbah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.


Tongkol jagung yang selama ini mungkin dianggap sebagai limbah ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Inilah esensi inovasi, bagaimana kita mampu mengubah tantangan menjadi peluang,” jelasnya.


Ke depan, Pemkab Padang Pariaman berkomitmen terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga penguatan daya saing daerah.


John Kenedy Azis juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Padang Pariaman untuk tetap bekerja dengan semangat, integritas, serta meningkatkan kreativitas dan kolaborasi meskipun di tengah berbagai keterbatasan anggaran.


Dengan komitmen bersama, ia optimistis Padang Pariaman mampu meningkatkan kualitas inovasi daerah sekaligus kembali meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.(saco).