Sawahlunto Raih Adipura dan Kinerja Terbaik Nasional, Riyanda Putra: 'Ini Berkat Kerjasama Kita Semua' -->

AdSense New

Sawahlunto Raih Adipura dan Kinerja Terbaik Nasional, Riyanda Putra: 'Ini Berkat Kerjasama Kita Semua'

Selasa, 31 Maret 2026
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra (kiri) saat menyampaikan Pidato Pengantar LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Sawahlunto. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Susi Haryati (kanan), Selasa, 31 Maret 2026. (foto/prokopim setdako sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com – Dalam suasana penuh khidmat di Gedung DPRD Kota Sawahlunto pada Selasa, 31 Maret 2026, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. 


Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Susi Haryati, didampingi Wakil Ketua H. Jaswandi dan Elfia Rita Dewi, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota legislatif, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Momentum ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud nyata kepatuhan terhadap amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mewajibkan setiap kepala daerah melaporkan hasil kinerjanya kepada DPRD.  


​Mengawali pidatonya, Wali Kota Riyanda Putra menekankan bahwa penyusunan LKPJ tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena adanya perubahan format yang berpedoman pada Permendagri Nomor 19 Tahun 2024. Meskipun terdapat penyesuaian administratif yang membutuhkan perhatian khusus, ia menyampaikan rasa syukurnya karena kewajiban konstitusional tersebut dapat direalisasikan tepat waktu demi menjaga transparansi tata kelola pemerintahan.  


​Dalam pemaparan aspek keuangan, Wali Kota menjelaskan dinamika Pendapatan Daerah yang pada Perubahan APBD 2025 ditargetkan sebesar Rp584,14 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan sekitar 6% dibandingkan target awal karena adanya penyesuaian terhadap realisasi dan kondisi objektif di lapangan. 


Pendapatan tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp72,12 miliar, Pendapatan Transfer yang mencapai Rp511,86 miliar, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Di sisi belanja, pemerintah daerah mengalokasikan Rp610,02 miliar yang difokuskan pada urusan wajib terkait pelayanan dasar, urusan wajib bukan pelayanan dasar, serta urusan pilihan yang sesuai dengan potensi unggulan daerah.  


​Meski menghadapi tantangan berupa pemotongan anggaran dan dinamika kebijakan, Kota Sawahlunto tetap mampu menorehkan sederet prestasi gemilang di tingkat provinsi maupun nasional sepanjang tahun 2025. Keberhasilan yang mencolok di antaranya adalah raihan penghargaan Adipura yang menempatkan Sawahlunto dalam 25 besar kota terbersih di Indonesia, serta apresiasi kinerja pemerintahan daerah terbaik dari Kementerian Dalam Negeri. 


Selain itu, Sawahlunto juga unggul dalam sektor pendidikan dengan menempati posisi kedua tertinggi di Sumatera Barat pada Raport Mutu Pendidikan dengan indeks 81,86. Prestasi lainnya mencakup bidang kesehatan melalui penghargaan Universal Health Coverage (UHC) serta keberhasilan Desa Santur dan Sikalang dalam ajang Paritrana Award.  


​Menutup penyampaiannya, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kolektif antara pemerintah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kerja sama yang baik ini demi mewujudkan visi pembangunan yang lebih kuat. 


"Insya Allah, seizin Allah SWT, kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini akan kita pelihara dan Insya Allah akan ditingkatkan lagi di era baru Sawahlunto maju ini," ujar Wali Kota Riyanda Putra dengan optimisme tinggi untuk masa depan Sawahlunto. (ton)