Tekan Inflasi Ramadhan, Pemko Gelar Operasi Pasar Tiga Hari -->

AdSense New

Tekan Inflasi Ramadhan, Pemko Gelar Operasi Pasar Tiga Hari

Rabu, 04 Maret 2026
Operasi Pasar di Padang Panjang, tersedia kebutuhan pokok dengan harga 'miring'.


Padang Panjang, fajarsumbar.comPemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperdakop UKM) menggelar Operasi Pasar (OP) Ramadhan di Gedung M. Sjafei selama tiga hari, 4 hingga 6 Maret 2026, mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB.


Langkah ini merupakan strategi pengendalian harga guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan suci Ramadan. Momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi rumah tangga berpotensi memicu kenaikan harga, sehingga intervensi pemerintah dinilai krusial.


Kepala Disperdakop UKM melalui Kepala Bidang Perdagangan, Rahmi, menjelaskan operasi pasar ini merupakan instrumen stabilisasi harga untuk mengantisipasi potensi inflasi daerah.


“Operasi pasar ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau, sekaligus menekan potensi inflasi selama Ramadan,” ujarnya.


Berbagai komoditas strategis disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Seluruh produk dijual dengan harga di bawah harga pasar sebagai bentuk subsidi harga tidak langsung kepada masyarakat.


Selain komoditas pangan utama, kegiatan ini juga diramaikan oleh sejumlah stan dari pelaku usaha dan mitra dagang. Tercatat hadir stan Khong Guan, SNI Mart, produk makanan UMKM Padang Panjang, produk Kelompok Wanita Tani (KWT), UP2K TP-PKK, serta booth dari Yamaha yang turut memeriahkan kegiatan.


Pelaksanaan operasi pasar melibatkan kolaborasi dengan distributor, pelaku usaha, serta pihak terkait lainnya guna memastikan ketersediaan stok tetap aman dan distribusi berjalan efektif. Pemerintah kota juga melakukan monitoring harga secara berkala di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan untuk mendeteksi potensi lonjakan harga sejak dini.


Kehadiran operasi pasar ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kegiatan tersebut sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan.


Disperdakop UKM berharap melalui operasi pasar ini daya beli masyarakat tetap terjaga, rantai pasok berjalan lancar, serta tidak terjadi gejolak harga yang signifikan di Kota Padang Panjang sepanjang Ramadan. (syam)