Dua Remaja Nekad Bunuh Diri di Kab. Solok, Satu Tewas, Satu Selamat -->

AdSense New

Dua Remaja Nekad Bunuh Diri di Kab. Solok, Satu Tewas, Satu Selamat

Rabu, 08 April 2026
.


Solok, fajarsumbar.com — Peristiwa tragis terjadi di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (7/4/2026) malam. 


Dua remaja perempuan diduga melakukan aksi bunuh diri menggunakan seutas tali tambang di sebuah ladang kopi milik warga setempat.


Dalam kejadian itu, satu korban DA (17), pelajar yang akrab disapa Pia, dinyatakan meninggal dunia. Sementara rekannya, ML (17), berhasil selamat namun mengalami trauma berat dan belum dapat dimintai keterangan oleh pihak berwenang.


Informasi yang dihimpun fajarsumbar.com menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan perkebunan kopi yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Lokasi kejadian merupakan ladang milik keluarga salah seorang saksi.


Kejadian bermula ketika kedua korban meninggalkan rumah saksi bernama Rafli sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya berpamitan dengan alasan hendak mengambil uang untuk keperluan perpisahan sekolah sekaligus membuat pakaian bersama.


Namun hingga waktu berlalu, kedua remaja itu tidak kunjung kembali. Hal ini membuat Rafli mulai merasa curiga dan mencoba menghubungi ML melalui pesan WhatsApp. Dalam balasannya, ML menyebutkan bahwa Pia tengah mengambil uang di salah satu agen BRILink.


Tak lama berselang, sekitar pukul 20.16 WIB, ML justru menelepon Rafli dengan suara panik. Ia memberitahukan bahwa Pia telah melakukan bunuh diri di ladang kopi milik keluarga mereka.


Mendapat informasi tersebut, Rafli bersama seorang saksi lain, Jasril Lineker, langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka mendapati Pia sudah tergantung di sebuah pohon alpukat menggunakan tali tambang berwarna putih.


Tanpa menunggu lama, Rafli langsung menurunkan korban dengan cara menggendong tubuhnya, sementara Jasril membuka tali yang menjerat leher korban. Upaya pertolongan pun dilakukan, termasuk memompa dada korban untuk memberikan bantuan pernapasan.


Selanjutnya, pihak pabrik kebun teh Danau Kembar dihubungi untuk menyediakan kendaraan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kayu Aro untuk mendapatkan penanganan medis.


Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka di Dharmasraya.


Keterangan saksi mengungkapkan, sebelum kejadian, kedua korban sempat ditegur oleh Rafli karena kedapatan merokok. Setelah teguran tersebut, keduanya pergi meninggalkan rumah.


Lebih lanjut, diduga aksi bunuh diri tersebut dilakukan bersama oleh kedua remaja tersebut. Namun saat kejadian berlangsung, tali yang digunakan ML terlepas sehingga ia selamat, sementara Pia tetap tergantung hingga akhirnya meninggal dunia.


Dalam kondisi panik, ML kemudian menghubungi Rafli untuk meminta pertolongan. Hingga kini, Melani masih mengalami trauma berat dan belum mampu memberikan keterangan lebih lanjut kepada pihak kepolisian.


Petugas dari Polres Solok bersama jajaran Polsek Gunung Talang dan Bhabinkamtibmas Nagari Batang Barus telah melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian, ditemukan dua utas tali tambang berwarna putih, satu masih tergantung di pohon dan satu lagi tergeletak di tanah.


Barang bukti tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, motif pasti dari aksi nekat kedua remaja tersebut masih dalam pendalaman.(def)