Milad ke-15 Asosiasi Homestay: Wali Kota Sawahlunto Perkuat Sinergi Pariwisata -->

AdSense New

Milad ke-15 Asosiasi Homestay: Wali Kota Sawahlunto Perkuat Sinergi Pariwisata

Minggu, 12 April 2026
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyerahkan piagam penghargaan pada perayaan Milad ke-15 Asosiasi Homestay. (foto/tim sawahlunto maju)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kawasan wisata Meer Von Kandi pada Minggu, 12 April 2026. Momentum ini menandai pertemuan besar para pelaku industri jasa penginapan dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Perhimpunan Homestay Sumatera Barat (PHSB) yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Milad ke-15 Asosiasi Homestay Sawahlunto. 


Kehadiran Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP, menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap ekosistem pariwisata kerakyatan yang telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal selama belasan tahun terakhir.


​Wali Kota yang hadir didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, Drs. Irzam, K.Mm, disambut antusias oleh perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat serta ratusan anggota PHSB dari berbagai kabupaten dan kota. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa sektor homestay bukan sekadar pelengkap akomodasi, melainkan garda terdepan dalam menyuguhkan kearifan lokal kepada para pelancong yang berkunjung ke Ranah Minang, khususnya ke kota warisan dunia Sawahlunto.


​Dalam pidatonya yang penuh semangat, Wali Kota Riyanda Putra menekankan pentingnya posisi strategis pemilik penginapan rumah warga dalam rantai nilai pariwisata. Ia memandang bahwa keberadaan homestay yang dikelola secara profesional namun tetap mempertahankan sisi humanis adalah kunci utama dalam menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik.


​"Homestay merupakan mitra strategis kami dalam pengembangan sektor pariwisata. Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, kami berharap homestay mampu menjadi pilihan akomodasi utama bagi wisatawan, pengunjung, maupun para peserta berbagai event besar yang akan kita selenggarakan di Kota Sawahlunto ke depan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh bapak dan ibu sekalian adalah wajah dari keramah-tamahan kota ini," ujar Wali Kota Riyanda Putra di hadapan para pengelola penginapan.


​Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan hadirnya deretan stan UMKM yang memadati area Meer Von Kandi. Berbagai produk unggulan mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan ekonomi kreatif dipamerkan, menunjukkan keterkaitan yang erat antara sektor penginapan dan industri kreatif. Peserta yang datang dari Padang, Agam, Solok, hingga Pesisir Selatan tidak hanya merayakan hari jadi organisasi, tetapi juga saling bertukar ide dan memperluas jaringan pasar bagi produk lokal mereka.


​Integrasi antara hunian wisata dan produk UMKM ini dinilai selaras dengan napas pembangunan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto. Melalui visi dan misi "Hidup dan Menghidupi", pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berbasis pada potensi pariwisata. Konsep ini menitikberatkan pada kemandirian ekonomi di mana sektor pariwisata tidak hanya memberikan keuntungan bagi segelintir pihak, tetapi mampu menghidupi masyarakat luas melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal dan penguatan peran komunitas dalam setiap derap pembangunan daerah. (ton)