![]() |
| Tim sepak bola muda Talawi Putra U-14 dan pelatih Maiyulis berpose di lapangan hijau dengan seragam tim siap untuk beraksi. (foto/istimewa) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Atmosfer kompetisi Liga TopSkore (LTS) Zona Payakumbuh Regional Sumatera Barat memuncak pada Minggu, 19 April 2026, saat Talawi Putra Sawahlunto bertandang ke markas tim kuat Simalanggang. Di bawah terik matahari yang menyengat, persaingan di kategori usia U-14 menjadi sorotan utama karena mempertemukan dua tim papan atas yang tengah berebut supremasi klasemen.
Pertandingan ini tidak hanya menyajikan adu taktik, tetapi juga ketahanan mental para pemain muda dalam menghadapi tekanan tinggi di sepanjang durasi laga yang penuh dengan drama.
Pelatih Talawi Putra U-14, Maiyulis yang akrab disapa Cilih, mengungkapkan rasa syukurnya atas daya juang anak asuhnya yang mampu mengamankan poin di kandang lawan yang dikenal angker. Meskipun sempat tertinggal di babak pertama akibat kelengahan barisan pertahanan, mentalitas juara yang ditunjukkan para pemain Sawahlunto tidak luntur.
"Alhamdulillah kami tadi imbang dengan skor 1-1 lawan tim tuan rumah Simalanggang. Kami sempat kecolongan di babak pertama, dan gol balasan dari kami tercipta di 13 menit sebelum pertandingan babak kedua berakhir," ujar Cilih saat memberikan keterangan usai laga.
Kebuntuan Talawi Putra pecah melalui aksi spektakuler sang kapten, Nizam Pratama. Pemain yang juga memimpin tim SMP 1 Sawahlunto di liga Askot PSSI Sawahlunto ini melepaskan tendangan jarak jauh dari jarak kurang lebih 35 meter yang menghujam deras ke gawang Simalanggang. Gol tersebut menjadi penutup yang manis setelah kedua tim terlibat dalam intensitas permainan yang sangat tinggi.
Cilih mengakui bahwa Simalanggang memberikan perlawanan yang luar biasa dengan organisasi pertahanan yang sangat rapi. "Simalanggang merupakan salah satu tim yang solid, mereka bermain sangat rapat menjaga kedalaman saat diserang, sehingga sulit bagi kami untuk menembus pertahanan mereka," tambahnya sembari memuji semangat "ngotot" anak asuhnya yang bermain dengan penuh cinta sepanjang laga.
Hasil imbang ini membuat peta persaingan di grup U-14 semakin memanas. Simalanggang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 16 poin dari enam laga, unggul selisih gol dari Talawi Putra yang membayangi di posisi runner-up dengan koleksi poin yang sama. Dengan menyisakan lima pertandingan lagi, kedua tim memiliki peluang besar untuk melaju ke fase berikutnya.
Perjuangan ini menjadi sangat krusial karena hanya juara dan runner-up grup yang berhak mewakili Zona Payakumbuh untuk berhadapan dengan jawara Zona Padang demi memperebutkan tiket menuju putaran nasional.
Di kategori usia lain, nasib serupa dialami oleh skuad Talawi Putra U-16 yang juga harus puas berbagi angka 1-1. Talawi Putra sebenarnya sempat memegang kendali di babak pertama melalui skema umpan silang yang diselesaikan dengan sundulan tajam oleh Raffa, striker sayap asal MTsN 1 Sawahlunto.
Namun sayang, keunggulan tersebut sirna di babak kedua setelah lawan berhasil membalas dengan skema serangan yang hampir identik. Dengan hasil ini, tim U-16 kini mengoleksi 4 poin dari enam pertandingan dan harus berjuang ekstra keras di dua laga sisa untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Sementara itu, perjalanan tim U-12 Talawi Putra di fase grup dipastikan telah berakhir setelah menuntaskan total 12 pertandingan. Pada laga terakhirnya, mereka harus mengakui keunggulan lawan dalam tiga partai beruntun dengan skor 4-0, 1-0, dan 3-1, di mana satu-satunya gol hiburan dicetak oleh Fahmi Suryadi. Meski harus menyudahi kompetisi dengan total 6 poin dari dua kemenangan, manajemen dan tim pelatih melihat ini sebagai fondasi penting bagi pembinaan usia dini.
Cilih menekankan bahwa fokus utama untuk kategori U-12 adalah proses perkembangan karakter dan teknik di lapangan hijau. "Anak-anak sudah hebat sejauh ini, sudah banyak perkembangan dan kemajuan ketika dimainkan. Ke depan harapannya mereka yang baru bertumbuh ini terus belajar dan menjadi lebih baik," pungkasnya dengan nada optimis. (ton)
Komentar