Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Strategis Kejurnaswil Shorinji Kempo di Kota Arang -->

AdSense New

Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Strategis Kejurnaswil Shorinji Kempo di Kota Arang

Selasa, 21 April 2026
Pertemuan strategis persiapan Kejurnaswil Sumatera Shorinji Kempo yang dihadiri Pengprov Perkemi Sumbar, Dispora Sumbar, Ketua Perkemi Sawahlunto, dan panitia pelaksana di Khas Ombilin Hotel. (foto/humas koni sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com – Momentum bersejarah Hari Kartini yang jatuh pada Selasa, 21 April 2026, menjadi latar belakang penting bagi jajaran pengurus Shorinji Kempo dalam mematangkan langkah menuju ajang bergengsi tingkat regional. Bertempat di Bara Resto & Cafe Khas Ombilin Hotel, suasana hangat namun serius menyelimuti pertemuan strategis persiapan Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Sumatera Shorinji Kempo memperebutkan Piala Ketua Umum Perkemi Sumatera Barat. 


Ajang yang melibatkan kabupaten dan kota se-Sumatera ini direncanakan bakal menggetarkan Kota Sawahlunto pada 22 hingga 27 Juni 2026 mendatang.


​Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektoral, mulai dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkemi Sumatera Barat, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, hingga tuan rumah yang dipimpin langsung oleh Ketua Perkemi Sawahlunto, Nico Adrian, beserta jajaran panitia pelaksana. 


Fokus utama pertemuan ini adalah membedah secara teknis setiap detail krusial, mulai dari standarisasi arena pertandingan, skema penginapan atlet, hingga alur birokrasi, demi menjamin pelaksanaan yang nir-kendala bagi ratusan kenshi yang akan bertanding.


​Wakil Ketua Perkemi Sumatera Barat, Indra Jaya, yang hadir mewakili Ketua Umum Bagas Panyusunan Nasution, memberikan penekanan khusus pada skala besar iven ini. Beliau memproyeksikan kehadiran massa olahraga yang masif, dengan perkiraan jumlah peserta mencapai angka 600 hingga 1.000 orang dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera. 


Menurutnya, pemilihan Kota Sawahlunto sebagai lokasi pusat pertandingan bukanlah tanpa alasan yang kuat, melainkan didasari oleh rekam jejak kota tersebut yang mumpuni dalam mengelola ajang olahraga.


​"Kami memperkirakan peserta berkisar antara 600 hingga 1.000 orang. Iven ini secara khusus mempertandingkan kelas junior sebagai upaya regenerasi atlet. Mengapa kami memilih Sawahlunto? Karena kota ini terbukti rutin melaksanakan kejuaraan Kempo dan selalu berhasil dalam mengeksekusi iven-iven olahraga besar. Lebih dari sekadar prestasi, kejuaraan ini dipastikan akan membawa dampak positif langsung terhadap perputaran ekonomi di Kota Arang melalui sektor pariwisata dan UMKM," ujar Indra Jaya di sela-sela rapat.


​Sejalan dengan semangat pemberdayaan, pertemuan ini juga menegaskan komitmen panitia untuk menjadikan kejurnaswil ini sebagai panggung unjuk bakat bagi kenshi-kenshi muda. Dengan keterlibatan Dispora Sumbar, aspek teknis pertandingan akan disesuaikan dengan standar nasional guna memastikan keadilan dan sportivitas tetap terjaga. 


Sementara itu, pihak Perkemi Sawahlunto menyatakan kesiapannya untuk menyambut para tamu dari seluruh penjuru Sumatera, sekaligus menjadikan warisan budaya tambang batubara Ombilin sebagai daya tarik tambahan bagi para atlet dan ofisial yang hadir. (ton)