![]() |
| . |
Agam, fajarsumbar.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan penanganan pascabencana terus diperkuat melalui sinergi bersama pemerintah pusat. Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari penanganan jalan longsor di Kecamatan Malalak hingga pemantauan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Keseriusan tersebut terlihat saat Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade meninjau langsung lokasi longsor di Km 82 ruas Koto Mambang–Balingka, Kecamatan Malalak, Minggu (10/5/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penanganan longsor berjalan optimal serta akses transportasi masyarakat dapat segera kembali normal. Ruas jalan tersebut diketahui menjadi jalur strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.
![]() |
| . |
Di lokasi, rombongan melihat langsung proses pembersihan material longsor menggunakan alat berat yang terus bekerja membuka akses jalan. Pemerintah Kabupaten Agam juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pihak terkait agar penanganan dapat dipercepat.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal menegaskan, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana demi menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
“Kami terus berupaya agar penanganan longsor ini berjalan cepat dan maksimal sehingga akses masyarakat kembali lancar dan aman dilalui,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten Agam dalam menangani dampak bencana di wilayah Malalak.
Menurut Andre, dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di daerah rawan bencana.
![]() |
| . |
Tidak hanya fokus pada penanganan infrastruktur, perhatian pemerintah pusat terhadap Agam juga terlihat melalui kunjungan Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Raziras Rahmadillah, S.STP, M.A., bersama rombongan ke Kabupaten Agam.
Kunjungan tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi AR, S.H., M.S., didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kalaksa BPBD Agam, serta Kabag Tapem Setda Agam di ruang kerja Sekda Agam.
Pertemuan itu membahas pemantauan pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana yang saat ini terus berjalan di sejumlah titik di Kabupaten Agam.
Raziras Rahmadillah mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan data dan progres pembangunan huntap berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.
![]() |
| . |
Sekda Agam, Mhd. Lutfi AR, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Agam.
Ia menjelaskan, lokasi huntap di Kabupaten Agam berada di Dama Gadang, Kecamatan Tanjung Raya dan Gumarang, Kecamatan Palembayan. Hingga kini, jumlah huntap mandiri tercatat sebanyak 1.089 unit, sedangkan huntap terpadu mencapai 669 unit.
Pemerintah Kabupaten Agam optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, percepatan pembangunan infrastruktur serta penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana dapat berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat Agam yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera.(Adv/Yt)
Komentar


