Asrama SMA Dibangun untuk Perkuat Karakter Siswa di Sumbar -->

AdSense New

Asrama SMA Dibangun untuk Perkuat Karakter Siswa di Sumbar

Sabtu, 16 Mei 2026
SMA Negeri 2 Padang Panjang.


Padang Panjang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana membangun fasilitas asrama di sejumlah SMA sebagai langkah untuk memperkuat pembinaan karakter siswa sekaligus mengantisipasi berbagai permasalahan sosial di kalangan pelajar.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa pembangunan asrama tersebut akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta kebutuhan masing-masing sekolah.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan asrama tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga sebagai sarana pembinaan yang lebih terarah, termasuk pengawasan kegiatan pelajar di luar jam pelajaran.

“Melalui sistem asrama, kita berharap penguatan kemampuan akademik dapat berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Tidak hanya lewat proses belajar mengajar, tetapi juga pengembangan soft skill dan pembinaan berbasis nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, konsep pendidikan berasrama semakin relevan untuk diterapkan di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga ketergantungan pada game online.

Ia menilai, lingkungan asrama memungkinkan sekolah melakukan pembinaan yang lebih intensif, baik dari sisi akademik, kedisiplinan, maupun pembentukan karakter mental dan spiritual siswa.

“Kita ingin generasi muda Sumatera Barat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kuat, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman,” tambahnya.

Selain fokus pada pembinaan karakter, pembangunan asrama juga ditujukan untuk memperluas akses pendidikan, terutama bagi siswa yang berasal dari daerah terpencil. Kondisi geografis Sumatera Barat yang berbukit serta memiliki wilayah kepulauan menjadi tantangan dalam pemerataan pendidikan.

Mahyeldi menegaskan bahwa tidak semua siswa memiliki kemudahan akses ke sekolah-sekolah unggulan atau sekolah dengan fasilitas lengkap. Karena itu, asrama diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu maupun daerah dengan keterbatasan transportasi.

“Kita ingin seluruh anak di Sumatera Barat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terhalang jarak maupun kondisi ekonomi,” ujarnya.

Pada tahap awal, program ini akan difokuskan pada sekolah-sekolah unggulan yang memiliki jumlah siswa besar serta berasal dari berbagai kabupaten dan kota.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan setiap daerah nantinya memiliki minimal satu sekolah unggulan yang dilengkapi fasilitas asrama.

“Target awal kita, setiap kabupaten dan kota memiliki setidaknya satu sekolah favorit berasrama agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Ia juga menambahkan bahwa sekolah yang akan diprioritaskan adalah yang sudah memiliki kesiapan lahan, dukungan komite sekolah, serta mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.

Ke depan, pembangunan asrama ini juga akan diperluas ke sekolah-sekolah di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan dan transportasi, sebagai bagian dari upaya pemerataan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat.(des*)