Bupati John Kenedy Azis Kobarkan Mental Juara Pelajar Padang Pariaman -->

AdSense New

Bupati John Kenedy Azis Kobarkan Mental Juara Pelajar Padang Pariaman

Senin, 18 Mei 2026
Bupati John Kenedy Azis berikan sambutan membakar semangat pelajar yang mengikuti O2SN dan FLS3N SMP Tingkat Padang Pariaman di SMPN 2 x 11 Enam Lingkungan, Sicincin, Senin 18 Mei 2026 (foto.dok.ikp)

Sicincin - Riuh tepuk tangan dan sorak semangat mengguncang halaman SMPN 2x11 Enam Lingkung, Sicincin, Senin (18/5/2026).


Ratusan pelajar dari berbagai penjuru Padang Pariaman berkumpul membawa mimpi yang sama: menjadi yang terbaik di arena olahraga dan panggung seni.


Di tengah suasana penuh energi itu, Bupati John Kenedy Azis melontarkan pesan keras kepada generasi muda, dan masa depan daerah tidak dibangun oleh anak muda yang malas dan takut bersaing.


Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP se-Kabupaten Padang Pariaman tahun 2026 bukan sekadar seremoni tahunan dunia pendidikan.


Pemerintah daerah menjadikannya panggung untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, kreatif, disiplin, dan siap menghadapi persaingan zaman.


Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menegaskan kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk memenangkan masa depan.


Menurutnya, anak muda hari ini harus memiliki mental kompetitif, keberanian tampil, kemampuan berkarya, dan karakter kuat agar tidak kalah oleh perkembangan zaman yang semakin keras.


“Daerah ini tidak hanya butuh anak pintar di atas kertas. Kita butuh generasi yang punya mental juara, kreatif, berani bersaing dan mampu membawa nama daerah lebih tinggi,” tegasnya di hadapan peserta yang memadati lokasi kegiatan.


Suasana pembukaan berlangsung meriah. Para peserta hadir dengan semangat tinggi didampingi guru dan official masing-masing. 


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hendri, Asisten II Rudy, hingga jajaran OPD turut hadir memberikan dukungan terhadap ajang yang disebut sebagai ruang lahirnya generasi emas Padang Pariaman.


John Kenedy Azis menyatakan, lapangan olahraga dan panggung seni bukan hanya tempat mencari piala. Dari tempat-tempat itulah, katanya, lahir atlet, seniman, pemimpin, bahkan inovator masa depan.


Pemerintah daerah melihat pembinaan olahraga dan seni sebagai investasi besar untuk menentukan kualitas sumber daya manusia Padang Pariaman di masa mendatang.


Ia juga mengingatkan peserta agar tidak terjebak hanya mengejar kemenangan. Menurutnya, sportivitas, kejujuran, disiplin, dan keberanian tampil jauh lebih penting dibanding sekadar medali.


“Kalah bukan akhir segalanya. Yang berbahaya itu kalau anak muda berhenti mencoba dan takut berkembang,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.


Di tengah derasnya tantangan era digital yang sering membuat anak muda tenggelam dalam dunia virtual, O2SN dan FLS3N menjadi pengingat bahwa generasi hebat lahir dari proses, latihan, kreativitas, dan keberanian menunjukkan kemampuan diri.


Dari Sicincin, semangat itu mulai dinyalakan untuk masa depan Padang Pariaman yang lebih kuat dan berdaya saing.(saco).