Bupati Padang Pariaman Warning Pelajar: Sekali Sentuh Narkoba Masa Depan Bisa Tamat -->

AdSense New

Bupati Padang Pariaman Warning Pelajar: Sekali Sentuh Narkoba Masa Depan Bisa Tamat

Minggu, 17 Mei 2026
Bupati John Kenedy Azis di acara sosialisasi HKI yang diselenggarakan GEBU Minang di Hall Kantor Bupati, Parik Malintang, Minggu 17 Mei 2026 (foto.dok.ikp) 

Parik Mintang - Ancaman narkoba kini tak lagi hanya menghantui kota-kota besar. Di kampung-kampung, generasi muda mulai berada di garis rawan. Bupati John Kenedy Azis melontarkan peringatan keras kepada para pelajar saat membuka penyuluhan narkoba dan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang digelar GEBU Minang di Hall IKK Parik Malintang, Minggu (17/5/2026).


Di hadapan sekitar 100 peserta yang terdiri dari pelajar SLTA dan pelaku UMKM di Padang Pariaman, JKA menegaskan narkoba bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi racun yang mampu menghancurkan masa depan anak muda hanya dalam hitungan waktu.


“Jangan pernah coba-coba. Sekali terjerumus, hidup bisa hancur perlahan,” tegasnya.


Suasana ruangan mendadak hening ketika John Kenedy Azis berbicara tentang ancaman nyata narkotika yang kini makin dekat dengan kehidupan remaja.


Ia menilai generasi muda sedang menghadapi perang senyap yang lebih berbahaya dibanding perkelahian fisik: perang melawan candu, pergaulan bebas, dan kehilangan arah hidup.


Oleh karena itu, ia meminta pelajar mulai mengisi hidup dengan kegiatan positif, mulai dari belajar, olahraga, aktivitas sosial hingga kegiatan keagamaan.


Menurutnya, anak muda yang sibuk berkarya akan lebih sulit disentuh narkoba dibanding mereka yang kehilangan tujuan dan lingkungan sehat.


Tak hanya bicara soal narkoba, kegiatan itu juga menjadi ruang membangkitkan kesadaran ekonomi kreatif masyarakat. Para pelaku UMKM diberikan pemahaman tentang pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI), agar produk lokal tidak mudah dibajak atau dicuri pihak lain. 


Pemerintah ingin pelaku usaha kecil di daerah mulai sadar bahwa merek, desain dan karya juga memiliki nilai ekonomi besar.


Wakil Ketua Umum DPP GEBU Minang, Darmawel Azwar, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perantau Minang terhadap kampung halaman.


Menurutnya, ancaman narkoba terhadap generasi muda saat ini sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan tidak bisa dianggap sepele lagi.


Sementara Ketua Harian DPP GEBU Minang, Marwan Paris, menyampaikan salam dari Ketua Umum GEBU Minang Oesman Sapta Odang yang belum sempat hadir.


Ia menegaskan organisasi perantau itu terus bergerak lewat berbagai program sosial dan ekonomi di Sumatera Barat, mulai dari bantuan UMKM, budidaya ayam petelur hingga penyuluhan bahaya narkoba.


Di tengah derasnya arus pergaulan bebas dan tekanan ekonomi yang makin keras, pesan dari Parik Malintang itu terasa jelas: menyelamatkan generasi muda tidak cukup hanya dengan larangan, tetapi harus dibarengi ruang berkarya, pendidikan, dan kepedulian bersama sebelum semuanya terlambat.(saco).