![]() |
| . |
Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama internasional yang telah diinisiasi antara UNP dan Isabela State University pada Maret 2026 lalu. Kuliah tamu tersebut diikuti mahasiswa Bachelor of Secondary English sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi.
Dekan College of Education Isabela State University, Prof. Dr. Marinel Dayawon, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pedagogis dan penelitian mahasiswa melalui pertukaran pengetahuan akademik lintas institusi.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan global. Kuliah tamu tersebut mendapat sambutan antusias dari mahasiswa dan sivitas akademika Isabela State University.
Pada sesi pertama, 11 Mei 2026, Fitri menyampaikan materi bertajuk “AI & Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran, Pengajaran, dan Penilaian Keterampilan Makro Bahasa Inggris.”
Dalam paparannya, ia menjelaskan transformasi pembelajaran bahasa Inggris melalui integrasi kecerdasan buatan dalam pengembangan lima keterampilan berbahasa, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan melihat.
Ia menyebut teknologi berbasis AI dapat menjadi pendamping belajar yang membantu siswa memperoleh umpan balik instan, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inklusif, termasuk bagi siswa penyandang disabilitas melalui fitur caption otomatis dan image-to-text.
Sementara itu, pada sesi kedua, 12 Mei 2026, Fitri membawakan topik “Meningkatkan Visibilitas Global: Praktik Penulisan dan Publikasi Penelitian di Indonesia.
” Materi tersebut membahas strategi peningkatan visibilitas publikasi ilmiah Indonesia di tingkat global.
Pada sesi itu, mahasiswa memulai pada tantangan riset ekosistem di Indonesia, strategi publikasi internasional, pentingnya kolaborasi riset, serta pengelolaan profil akademik untuk memperluas jejaring keilmuan global. (Ms/Hms/Ald)
Pada sesi itu, mahasiswa memulai pada tantangan riset ekosistem di Indonesia, strategi publikasi internasional, pentingnya kolaborasi riset, serta pengelolaan profil akademik untuk memperluas jejaring keilmuan global. (Ms/Hms/Ald)
Komentar