![]() |
| Pemkab Padang Pariaman gelar Barefoot Runing Lari Tanpa Alas Kaki di Pantai Tiram - Katapiang sepanjang 5 km, 25 Juli 2026 |
Parik Malintang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman mulai mengguncang dunia sport tourism dengan konsep yang tak biasa.
Kali ini, Pemkab melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), bakal menggelar “Padang Pariaman Barefoot Running 2026”. Ini sebuah ajang lari tanpa alas kaki di sepanjang pesisir pantai yang diprediksi menjadi magnet baru wisata olahraga di Sumatera Barat.
Event unik tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 mendatang. Para peserta nantinya akan diajak berlari sejauh lima kilometer menyusuri bibir pantai.
Tentu, peserta akan merasakan langsung panas pasir, hempasan angin laut, dan suasana alami pesisir Padang Pariaman yang selama ini menjadi daya tarik wisata daerah.
Kepala Disparpora, Anton Wira Tanjuang, di Kantornya, Parik Malintang, Rabu (13/5/2026) mengatakan kegiatan itu bukan sekadar lomba olahraga biasa.
Pemerintah daerah ingin menjadikan event tersebut sebagai perpaduan olahraga, wisata, dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
“Event ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga upaya memperkenalkan keindahan destinasi wisata pantai yang dimiliki Padang Pariaman kepada masyarakat luas,” ujar Anton Wira Tanjuang.
Rute lari akan dimulai dari kawasan Istana Seafood dan berakhir di Kampung Nelayan Merah Putih Ketaping. Sepanjang perjalanan, peserta akan disuguhi panorama laut lepas dan nuansa khas pantai yang diyakini mampu menghadirkan pengalaman berbeda dibanding event lari pada umumnya.
Konsep barefoot running sengaja dipilih untuk menghadirkan sensasi lebih dekat dengan alam.
Berlari tanpa alas kaki di atas pasir pantai dinilai bukan hanya menantang fisik. Tetapi juga memberi pengalaman emosional yang sulit dilupakan bagi para peserta.
“Ini akan menjadi pengalaman yang berbeda. Peserta tidak hanya berolahraga, sekaligus juga menikmati keindahan alam pesisir Padang Pariaman secara langsung,” katanya lagi.
Tak hanya membidik komunitas pelari, event ini juga diarahkan menjadi panggung promosi wisata dan kebangkitan ekonomi lokal.
Pemerintah daerah berharap ribuan peserta dan wisatawan yang datang nantinya akan ikut menghidupkan UMKM, kuliner, dan sektor ekonomi masyarakat di kawasan pantai.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi agenda sport tourism unggulan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, dan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkap Anton.
Saat ini, berbagai persiapan terus dimatangkan mulai dari pengamanan lintasan, kesiapan teknis, hingga kenyamanan peserta.
Pemkab Padang Pariaman tampaknya serius menjadikan “Padang Pariaman Barefoot Running 2026” ini sebagai ikon baru wisata olahraga yang bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga pengalaman berlari liar di tepian pantai Sumatera Barat.(saco).
Komentar