![]() |
| Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dan Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah. (foto/istimewa) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga melalui kebijakan strategis yang berpihak pada rakyat.
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan meringankan beban finansial orang tua memasuki tahun ajaran baru, pemerintah daerah secara resmi meluncurkan program pemberian bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap anak di Kota Arang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terganjal kendala biaya perlengkapan.
Kebijakan ini tidak menyasar seluruh populasi secara umum, melainkan difokuskan secara presisi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Program ini diperuntukkan bagi keluarga yang terdata pada Desil 1 hingga Desil 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dengan kategori tersebut, bantuan akan mengalir kepada keluarga prioritas penerima bantuan sosial pemerintah, mulai dari kelompok pra-sejahtera hingga menuju sejahtera. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto sangat mengedepankan prinsip keadilan sosial dan ketepatan sasaran dalam mengelola anggaran daerah.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dalam keterangannya pada Senin, 25 Mei 2026, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari fondasi besar untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia secara kolektif. Ia memandang bahwa urusan seragam bukan sekadar masalah sandang, melainkan menyangkut martabat dan motivasi psikologis anak didik di sekolah.
"InsyaAllah, sebelum tahun ajaran baru dimulai, Pemerintah Kota Sawahlunto akan memberikan bantuan seragam gratis bagi adik-adik siswa/siswi SD dan SMP se-Kota Sawahlunto. Semoga bantuan seragam gratis ini dapat meringankan beban orang tua, bermanfaat bagi adik-adik semua serta menambah semangat dalam belajar dan meraih cita-cita setinggi-tingginya," ujar Riyanda Putra dengan penuh optimisme.
Melalui implementasi kebijakan ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang merasa minder atau berkecil hati saat memasuki lingkungan baru karena keterbatasan perlengkapan. Seragam baru yang diberikan secara cuma-cuma diharapkan menjadi simbol semangat baru bagi para siswa untuk berprestasi.
Selain itu, program ini merupakan langkah preventif yang krusial untuk menekan angka putus sekolah di tingkat pendidikan dasar dan menengah, yang seringkali dipicu oleh beban biaya tambahan di luar biaya operasional sekolah.
Visi "Era Baru Sawahlunto Maju" yang diusung oleh kepemimpinan Riyanda-Jeffry kini kian terasa nyata melalui sentuhan-sentuhan kebijakan sosial yang langsung menyentuh akar rumput. Dengan memastikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas, pemerintah daerah optimis bahwa generasi penerus Sawahlunto akan mampu bersaing di masa depan.
Program seragam gratis ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi putra-putri daerah untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit di tanah kelahiran mereka. (ton)
Komentar